Wabup Asahan Panen Raya di Rawang Panca Arga

Asahan – hariancentral.com: Pemerintah Kabupaten Asahan, Polisi dan TNI bersama dengan masyarakat Kecamatan Rawang Panca Arga melakukan panen raya perdana balai benih serbangan di Desa Rawang Pasar VI, Kamis (14/02/19).
Kegiatan panen raya yang diadakan pagi hari ini dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan, Kadis Ketapang dan Holtikultura Provsu diwakili Kabid Produksi Tanaman Pangan, Ir M Juaeni SP MM, Dandim 0208 diwakili Kasdim, Kapolres Asahan diwakili Kasat Binmas AKP M Noor, Sekdakab Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang, Kadis Pertanian Asahan, Para Camat dan Forkopimcam Kecamatan Rawang Panca Arga.
Teks Foto: Wakil Bupati Asahan H Surya BSc Panen Raya di Kecamatan Rawang Panca Arga. *hariancentral.com -Ade Utari
 
Wakil Bupati Asahan H Surya BSc pada kesempatan ini membacakan pidato tertulis Bupati Asahan yang mengatakan bahwa di Kabupaten Asahan produksi padi pada tahun 2018 mengalami peningkatan dari pada tahun 2017. Hal ini dapat dilihat dari jumlah hasil produksi padi di Kabupaten Asahan pada tahun 2017 sebanyak 120.470 ton sedangkan pada tahun 2018 jumlah hasil produksi padi sebanyak 122.362 ton.
“Jadi peningkatan hasil produksi padi selama 1 tahun mengalami peningkatan sebanyak 1.892 ton,” ujar Surya.
Surya juga mengatakan bahwa di Kabupaten Asahan produksi padi terbesar terdapat pada Kecamatan Sei Kepayang, Kecamatan Rawang Panca Arga dan Kecamatan Meranti.
Peningkatan produksi padi yang dihasilkan Kabupaten Asahan pada saat ini merupakan hasil program Upaya Khusus (UPSUS) yang dilakukan Pemerintah Kab. Asahan bekerjasama dengan TNI, ujar Surya disela-sela pidatonya.
Surya juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Asahan akan terus mendukung dalam rangka peningkatan produksi padi serta akan terus melakukan perbaikan jaringan irigasi, penambahan alsintan dan jalan usaha tani.
“Dengan didukungnya sarana dan prasarana dalam rangka peningkatan produksi padi diharapkan defisit yang dialami setiap tahunnya semakin kecil sehingga apa yang ingin dicapai dapat terwujud, bahkan Kabupaten Asahan dapat menjadi surplus beras di tahun-tahun berikutnya,” ujar Wakil Bupati Asahan.
Kepada para masyarakat Wakil Bupati Asahan menghimbau agar lahan pertanian khususnya lahan sawah yang ada janganlah dialih fungsikan, karena sesuai UU Nomor 41 Tahun 2009 tentang perlindungan lahan pertanian pangan kabupaten berkelanjutan dan diatur juga melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten
Asahan Nomor 7 Tahun 1999 tentang pengaturan pemanfaatan lahan sawah dalam Kabupaten Asahan.
Selaku Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan Oktoni Iryanto yang membidangi pertanian di Kabupaten Asahan menyampaikan kepada Wakil Bupati Asahan bahwa luas tanaman padi di Kabupaten Asahan pada musim tanam bulan Oktober 2018 s/d Maret 2019 mencapai 7.803 ha.
“Luas Tanaman padi ini tersebar di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Sei Kepayang 2.620 ha, Rawang Panca Arga 2.280 ha, Meranti 1.915 ha, Setia Janji 464 ha dan Pulau Bandring 268 ha,” ujar Oktoni.
Oktoni juga mengatakan pada periode Oktober s/d Maret luas panen mencapai 4.600 ha dengan provitas rata rata 71 kwintal/ha atau jumlah produksi 32.660 ton GKP, dengan harga Rp4.500/kg.
Untuk meningkatkan semangat dan memotivasi para petani dalam mengelola lahan pertaniannya khususnya lahan pertanian padi, Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan hadiah melalui quiz berupa pertanyaan tentang seputaran pertanian kepada para petani, hadiah yang diberikan kepada para petani yang dapat menjawab pertanyaan yang diberikan berupa alat alat pertanian seperti Alat Semprot dan Rice Cook. *AU

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here