Ratusan Masyarakat Antusias Memberikan Aspirasi Kepada Anggota DPRD

Medan – hariancentral.com: Anggota Dewan Perwakian Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B mengadakan Reses I (satu) sesuai Undang-Undang 32 Tahun 2004 di Daerah Pemilihan (Dapil) III (tiga) yang meliputi Kecamatan Medan Timur, Kecamata Medan Perjungan dan Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (26/01/19). 
Acara yang diadakan di Jalan Pasar III (tiga), Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan ini dihadiri ratusan warga yang sangat antusias untuk memberikan aspirasinya mengenai permasalahan yang ada pada masyarakat.
Turut hadir dari Dinas PU (Rusdi), Camat Medan Perjuangan (Pahri Matondang), Lurah Tegal Rejo (Nuhan Hasibuan), Plt Kadis Pendidikan Medan (Marasutan), dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan (Muhammad Yamin Daulay) beserta awak media.
Pada sesi pertama dan kedua saat dilakukan tanya jawab, beberapa masyarakat juga menyampaikan aspirasi berbagai keluhan seperti saluran pipa pembuangan tinja di Jalan Pasar 3 (tiga) gang Sawo 2 (dua) dalam, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, meminta dipercepat untuk mengurus KTP dan lain sebagainya.
”Di gang itu kan ada pemasamgan pipa merah, jadi saat hujan deras itu airnya meluap ke tempat kita. Karena itu kan ak, pembuangan air dan pembuangan kotoran. Kita gak salurkan ke septitank lagi. Kalau hujan, salurannya meluap tempat kita di Jalan Pasar 3, gang Sawo 2 dalam, sudah sampai gang Garuda, kalau gak salah sudah sampai di gang Keluarga,” kata Sofiyatun.
Sementara itu, ada juga warga yang mengeluhkan adanya sejumlah biaya untuk perpindahan kartu kependudukan dari Kabuaten (Deli Serdang) ke Kota Madya (KotavMedan), yang dilakukan oleh oknum diduga calo.
”Saya kan punya orang tua, dia sudah tinggal sendiri. Tinggalnya di daerah Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabuaten Deli Serdang, saya mau masukan orangtua saya ke KK saya. Tapi, karena wilayahnya di Deli Serdang, jadi dikenakan Rp.1,6 juta untuk masukkan orangtua saya. Kami gak punya uang, mohon bantuannya pak,” harap Susilawati.
Menanggapi hal tersebut, Camat Medan Perjuangan mengatakan agar melaporkan oknum-oknum Kecamatan maupun Kelurahan yang meminta sejumlah uang untuk membuat surat pindah kependudukan ke Kota Medan.
”Kami tidak bisa kasih kabar sekarang untuk di daerah Percut Sei Tuan, kami tidak bisa mencampuri itu. Silahkan ibu ambil surat pindahnya dari sana, bawa ke sini, ke kantor Lurah. Kalau ada nanti yang minta bayaran, kasih tahu ke kami ya,” tegasnya dihadapan Lurah Tegal Rejo dan warga setempat.
Sementara itu, karena adanya julukan kota terjorok untuk Kota Medan, Dinas Kebersihan Kota Medan menghimbau, agar warganya tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.
”Kembali kepada diri kita untuk kebersihan, jadikan ini sebagai tanggungjawab lintas generasi. Sama-sama kita perangi sampah, mari kita jaga kebersihan sama-sama,” himbau Muhammad Yamin Daulay.
Di akhir acara, pria yang akrab disapa Tarigan ini mengatakan, bahwa semua aspirasi yang telah disampaikan oleh masyarakat akan dirampungkan saat paripurna di DPRD Kota Medan.
”Kita telah menampung semua aspirasi. Jadi, perlu saya sampaikan bahwa, mengenai limbah tadi, saya akan menelepon bagian limbah. Saya sudah telepon, dan pertanyakan Dinas Perkim kenapa limbahnya bisa keluar, juga akan memantau lingkungan. Semua aspirasi akan saya rampungkan di paripurna DPRD Kota Medan, kemudian kita lanjutkan lagi ke pimpinan dan Walikota Medan,” pungkas Drs. Wong Chun Sen Tarigan M.Pd.B, anggota Komisi B DPRD Kota Medan dan juga Ketua Taruna Merah Putih Kota Madan dihadapan Wartawan. *AG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here