Perayaan HUT Kemerdekaan di Desa Terpencil

Sibongkaras – harianCentral.com :Untuk pertama kalinya Merah Putih dikibarkan dan untuk pertama kalinya juga Lagu Kebangsaan Indonesia Raya berkumandang di Desa Terpencil, Desa Sibongkaras Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, yang berjarak sekitar satu setengah jam dari Salak, Kota Kabupaten, Jumat (16/8/2019).

Semarak kegiatan yang dilaksanakan untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-74 yang diawali dengan upacara bendera ini memberikan kesan yang sangat mendalam bagi warga Sibongkaras karena tidak pernah merasakan kemeriahan 17 Agustus yang selalu dirayakan dengan meriah oleh masyarakat perkotaan pada umumnya.
Upacara tersebut melibatkan langsung anak-anak sekolah dari SD Negeri 036568 Sibongkaras, Aparatur Desa dan orang tua siswa. Tiga anak yang bertugas mengibarkan bendera merah putih pun, mengaku sangat bangga meski hanya dilatih secukupnya dan dengan waktu yang relatif singkat.
Rinto Berutu (12 tahun) siswa kelas 6 SD Sibongkaras salahsatu yang bertugas mengibarkan bendera, mengaku sangat bangga sudah sukses menaikkan bendera.
“Saya sangat bangga bisa menjadi bagian petugas pen bendera, dan sukses melaksanakan tugas, walaupun kami dilatih seadanya saja dan waktu yang relatif singkat. Dan saya berharap kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap tahunnya dan lebih meriah lagi” ungkap Rinto Berutu dengan penuh harap. “Dari Pelosok Negeri ini, kami ikut memeriahkan dan merayakan HUT RI ke-74. Merdeka……!!! “ tegas Rinto Berutu seraya mengepalkan tangan tinggi dan mata berkaca-kaca.


Saat dikonfirmasi, Tokoh masyarakat Jalesmen Berutu (49 tahun) kepada Central mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak SD Negeri Sibongkaras dan Pemerintah Desa Sibongkaras atas dilaksanakannya kegiatan menyambut HUT RI ke-74 ini.


“kami masyarakat Desa Sibongkaras sangat berterimakasih atas diadakannya kegiatan menyambut HUT RI yang ke-74 ini, saya sangat terharu, kami tak menduga kegiatan yang seperti ini bisa dilaksanakan di Desa kami yang masih terisolir ini yang belum terjamah oleh kemajuan teknologi canggih sekarang ini. Indonesia sudah Merdeka 74 tahun, tapi baru kali ini ada perayaan walaupun sebatas perayaan menyambut HUT RI saja di kampung kami ini” kata Jalesmen. Kami juga berharap, kiranya untuk tahun berikutnya Bapak Camat Salak berkenaan melaksanakan peringatan HUT RI tingkat Kecamatan Salak yang dipusatkan dikampung kami Desa Sibongkaras agar kami juga bisa pernah merasakan momen peringatan Detik-detik Proklamasi, tambah Jalesmen Berutu
Kepala Desa Sibongkaras, Darmianto Berutu mengatakan, kegiatan seperti ini memang baru pertama kalinya diadakan di desa ini sejak Indonesia Merdeka dan untuk tahun berikutnya berupa mengikutsertakan pihak Kecamatan Salak seperti harapan masyarakat.


“Jangan bandingkan kemeriahan perayaan HUT RI di Perkotaan yang sangat mewah dengan kami, tapi lihatlah semangat kami untuk merayakannya walaupun dengan sarana dan prasana yang seadanya saja, menuju kesini saja (lokasi kegiatan-red) masyarakat dan anak sekolah berjalan kaki dengan jarak tempuh 3 -5 kilometer dengan kondisi jalan yang sangat extreme. Semangat itulah yang patut kita apresiasi” kata Darmianto Berutu yang dilanjutkan dengan penyerahan Bantuan dari Pemerintah Desa Sibongkaras kepada siswa/I SD Sibongkaras berupa seragam sekolah, Tas, Sepatu buku dan alat-alat tulis sekolah.


Saat Wartawan Central mengkonfirmasi Camat Salak, Sahat Boangmanalu,S.Sos dan menyampaikan harapan masyarakat Desa Sibongkaras agar pelaksanan HUT RI tingkat Kecamatan Salak di pusatkan di Desa Sibongkaras, Camat Salak langsung mengapresiasinya dan akan mengkordinasikan dengan pihak terkait.


“Saya (Camat-red) sangat mengapresiasi semangat masyarakat Desa Sibongkaras dalam perayaan menyambut HUT RI yang telah dilaksanakan dan terkait Pelaksanaan HUT Tingkat Kecamatan Salak tahun depan, saya akan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten karena selama ini perayaan HUT RI, Kecamatan Salak selalu bergabung dengan Pemerintah kabupaten karena Kecamatan Salak merupakan Ibu Kota Kabupaten. Semoga saja Kecamatan Salak bisa melaksanakan Perayaan HUT RI tingkat kecamatan tahun depan. Dan juga akan berkoordinasi dengan desa-desa se-kecamatan salak.” Ungkap Camat.


Pantauan Central, warga berdatangan dengan berjalan kaki ke lokasi upacara dengan berpakaian sehari-hari. Penampilan warga yang apa adanya dan tulus mengikuti upacara menjadi daya tarik tersendiri “Nasionalisme melalui upacara dengan kemasan berpakaian yang tidak formal ala warga disini justru memiliki nuansa berbeda. Ini cermin kejujuran dan ketulusan masyarakat disini.” Kata Kepala SD Sibongkaras, Bontor Tamba.


Usai Upacara, anak anak dan warga sangat antusias mengikuti berbagai perlombaan-perlomban yang dikemas antara lain; Lomba makan kerupuk, Lomba Lari Sendok, Lomba memasukkan paku dalam botol, Lomba Mengisi air kebotol, Lomba Joget Balon dan Tarik Tambang. Sepanjang perlombaan tampak masyarakat tertawa lepas seakan terlupakan kerasnya kehidupan sehari-hari mereka dengan daerah yang masih terisolir yang belum tersentuh modernnya teknologi dan akses masuk menuju Desa Sibongkaras yang sangat extreme. (boang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here