Disporapar Asahan Gelar Kompetisi Disabilitas

Asahan – hariancentral.com: Penyandang disabilitas juga mempunyai hak yang sama dengan kita sebagai manusia normal pada umumnya, hanya saja mereka memiliki keterbatasan diri, yang bersifat fisik, kognitif, mental, sensorik, emosional, perkembangan atau beberapa kombinasi dari yang disebutkan tersebut.


Teks Foto: Staf Ahli Bupati Drs Hasbi Simbolon Photo Bersama dengan Para Penyandang Disabilitas. *hariancentral.com – Ali Akbar

Dalam hal ini berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam menyamakan hak penyandang disabilitas dengan manusia normal di ruang lingkup masyarakat dengan keterbatasan yang dimiliki mereka penyandang disabilitas. Salah satunya yang dilakukan oleh Pemerintah Kab. Asahan melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kab. Asahan yakni menggelar kompetisi olahraga disabilitas di Stadion Mutiara Kisaran, Selasa (26/03/19).

“Dengan diadakannya kompetisi untuk penyandang disabilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kepercaya dirian dan semangat para penyandang disabilitas bahwa mereka memiliki kehidupan dan hak yang sama dimasyarakat serta Pemerintah,” ujar Staf Ahli Bupati Drs Hasbi Simbolon pada saat memberikan bimbingan dan arahan Bupati Asahan diacara tersebut.

Atas nama Pemerintah Kab. Asahan, Hasbi mengucapkan terima kasih kepada panitia serta pihak-pihak yang membantu terlaksananya kompetisi ini. Dan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kab. Asahan menumbuh kembangkan minat olahraga khususnya kepada penyandang disabilitas.

Selaku Kepala Disporapar Kab. Asahan yang menangani segala bidang kepemudaan, olahraga dan pariwisata M Andri Simatupang SSTP, menghimbau kepada kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam dunia olahraga.

“Juara bukanlah tujuan utama kita dalam kompetisi ini, tetapi kebersamaan dan silaturami yang lebih penting dalam kompetisi yang dilaksanakan ini,” ujar Andri.

Kepada dewan juri Andri berharap dapat melakukan penilaian dan tugas-tugas yang diberikan dengan jujur, tegas dan objektif dan jangan ada keberpihakan kepada salah satu peserta kompetisi ini.

Sementara National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara yang diwakili oleh Wakil Ketua, Mazrinal Nasution MAP mengatakan bahwa NPC ini merupakan wadah, tempat dan penampung segala apresiasi maupun bakat para atlet penyandang disabilitas dalam dunia olahragawan.

“Selain itu NPC juga akan mengembangkan bakat mereka dengan melukan pembinaan bagi para atlet penyandang disabilitas agar dapat berprestasi didalam dunia olahraga sehingga mereka dapat meraih cita-citanya”, ungkapnya.

Mazrinal Nasution juga mengatakan, mereka juga memiliki hak yang sama dengan kita untuk dapat berprestasi dan mereka juga tidak ingin memiliki memiliki fisik seperti saat ini. *AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here