Bupati Hadiri Halal Bi Halal IDI Aceh Timur

Teks Foto: Para dokter menyalami Bupati Aceh Timur H Hasballah HM Thaib, disela-sela Halal Bi Halal Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh Timur di RSUD Dr Zubir Mahmud di Idi, Rabu (19/06/19). *hariancentral.com - Juanda

IDI – hariancentral.com: Bupati Aceh Timur H Hasballah HM Thaib SH, bersama Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro SIK MH, menghadiri Halal Bi Halal yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Aceh Timur di Aula RSUD Dr Zubir Mahmud Aceh Timur di Idi, Rabu (19/06/19).

Dalam kesempatan itu turut hadir Direktur RSUD Dr Zubir Mahmud Aceh Timur, dr H Edi Gunawan MARS. Direktur RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, dr Salsilia MKT. Dua mantan Direktur RSUD Dr Zubir Mahmud Aceh Timur juga hadir yakni dr H Munawwir SpB dan dr H T Iskandar Rizal SpPD.

Ketua IDI Aceh Timur, dr Junaidi, dalam laporan sebelumnya mengatakan, dokter dalam menjalan tugas tetap mengacu Standar Operasional Prosedur (SOP). Janji dan sumpah dokter tetap dijaga dalam melayani pasien. “Tugas di rumah sakit atau di puskesmas sama saja pelayanan, karena tugas kami mengabdi untuk masyarakat,” tutur Junaidi.

Direktur RSUD Dr Zubir Mahmud Aceh Timur, dr H Edi Gunawan MARS, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya siap mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan IDI, baik halal bi halal atau berbagai kegiatan lainnya.

“Kita siap mendukung kegiatan IDI, muda-mudahan kedepan semakin banyak kegiatan yang bisa dilaksanakan IDI dengan tujuan mengayomi dan memperjuangkan hak-hak dokter,” kata dr H Edi Gunawan.

Bupati Aceh Timur, H Hasballah HM Thaib SH, dalam sambutannya mengatakan, disiplin dalam bekerja melayani melayani pasien adalah tugas utama dokter yang harus diwujudkan dengan penuh rasa tanggungjawab.

“Kita berharap kedepan layanan kesehatan lebih berkualitas. Bukan hanya di rumah sakit, tapi para dokter juga harus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat dengan penuh keikhlasan ditingkat pustu dan puskesmas,” kata Bupati.

Diakuinya, pekerjaan dokter tidak mudah, namun profesi yang mulia itu harus benar-benar dijalankan sesuai dengan sumpah dokter. “Dokter juga harus berani menegur dokter pendamping atau perawat pendamping yang tidak melayani pasien dengan baik,” kata H Hasballah HM Thaib. *JUA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here