Apotek Nalambok Farma Bantu 140 KK Warga Kurang Mampu

Euprat Pasaribu Sedang mendata warga yang kurang mampu

hariancentral.com | DAIRI : Pengusaha Apotek Nalambok Farma Euprat Pasaribu dan Istrinya Denny Situmeang yang beralamat di Jalan Sekolah Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi memberikan bantuan spontanitas kepada 140 kepala keluarga (KK) warga yang kurang mampu dengan memberikan bantuan uang sebesar Rp.150.000 per KK

Pengusaha tergolong sukses itu mengatakan Bantuan spontanitas itu diberiakan dengan bertahap yakni 10 KK per hari dan berlangsung selama 14 hari , terhitung dari tanggal 1 April-14 April 2020, nantinya total keseluruhan adalah 140 Kepala Keluarga (KK).

Euprat mengatakan ” Ini kami lakukan untuk mendukung program Pemerintah dalam hal memutus rantai penularan covid-19 , dimana masyarakat disarankan Stay At home (Dirumah aja), Sementara kan masih banyak masyarakat yg tergolong tidak mampu, jadi Kita bantu secara spontanitas, dan sampai saat ini yang sudah terdaftar 113 KK ” Sebutnya.

Lanjut Pasaribu , pendataan warga yang kurang mampu itu rata-rata yang Ia sudah kenali keseharian nya, dan penampilan warga itu juga saat mendaftarkan diri sangat jelas terlihat orang kurang mampu, akan tetapi ada juga yang mendapat bantuan itu dari luar kecamatan sidikalang.warga yang mendapat bantuan itu ia katakan terdiri dari lansia , janda, dan penarik Becak.

“Jadi ini bentuk kepedulian kita untuk masyarakat miskin agar sebahagian tertolong dari dampak covid-19 ini selama 14 hari kedepan dengan bantuan untuk biaya makan sehari saja” Sebut Euprat.

Sementara sejumlah warga yang sudah terdaftar sebagai penerima santunan tersebut , Sabar Simangunsong dan Sahat Matondang yang bertempat tinggal di pasar lama Sidikalang pekerjaan sehari-harinya menarik becak, mereka mengaku sangat terbantu dan mengucap bayak terima kasih kepada pengusaha Apotek Nalambok Farma seraya bersyukur pada Tuhan dan turut mendoakan agar musibah covid19 cepat berlalu

Abang becak itu mengaku sangat merasakan dampak covid-19 terhadap pendapatan mereka yang begitu drastis turun , dimana sehari-harinya mereka bisa bawa uang kerumah sebesar Rp.50.000 namun setelah adanya musibah covid-19 mereka hanya bisa membawa uang Rp.20.000 kerumah,*jp.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here