Dalang Dan Eksekutor Pembunuh Hakim Diserahkan ke Kejari Medan

Tersangka kasus pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Zuraida Hanum (tengah) yang juga istri korban dihadirkan polisi ketika gelar kasus di Mapolda Sumatera Utara, Medan, Sumatera Utara, Rabu (8/1/2020). Polda Sumatera Utara menetapkan tiga tersangka atas kasus dugaan pembunuhan berencana seorang hakim PN Medan tersebut dan satu dari tiga tersangka itu merupakan istri korban yang menjadi otak pembunuhan dengan motif karena permasalahan rumah tangga.*dok/Ant

hariancentral.com | MEDAN : Dalang pembunuhan berencana hakim Jamaluddin oleh istrinya, Zuraidah Hanum (41) bersama dua eksekutornya, Jefri Pratama (42) dan Reza Fahlevi (29), akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, pekan depan.

“Penyerahan tiga tersangka pembunuhan ini setelah berkas acara pemeriksaan (BAP) dinyatakan lengkap,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Medan, AKBP Maringan Simanjuntak di Medan, Jumat (6/3/2020), sebagaimana disiarkan beritasatu.com.

Maringan mengatakan, BAP tiga tersangka pembunuhan berencana itu dilimpahkan ke Kejari Medan pada awal Februari 2020. Kemudian, pihak kejaksaan menyatakan berkas itu dinyatakan lengkap (P21), 27 Februari kemarin.

“Ketiga tersangka diduga telah melakukan pembunuhan berencana terhadap hakim Jamaluddin. Mereka dijerat dengan Pasal 340 subs Pasal 338 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1e. Ancaman terberat hukuman mati,” jelasnya.

Seperti diketahui, hakim Jamaluddin ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Prado BK 77 HD di sebuah jurang di Dusun II Desa Suka Dame Kecamatan Kutalimbaru, pada Jumat (29/11/2019). Hasil autopsi, hakim Jamaluddin ternyata dibunuh.

Saat dilakukan rekonstruksi, Zuraidah Hanum, dalang pembunuhan terhadap Jamaluddin, menyampaikan bahwa suaminya sudah mengkhianati pernikahan dengan sering berselingkuh. Bahkan, Jamaluddin juga masih melakukan itu saat Zuraidah masih mengandung anaknya.

“Bukan hanya sekali, dia terus berselingkuh dengan berjejer perempuan, dari pertama pernikahan saya dia selalu mengkhianati saya. Saya lagi hamil pun dia bawa perempuan,” ujar Zuraidah saat menjalani rekonstruksi pembunuhan di Warung Every Day Jalan Ringroad Medan.

Dalam rekonstruksi pembunuhan itu, polisi juga menghadirkan Jefri Pratama dan Reza Fahlevi selaku eksekutor pembunuhan Jamaluddin. Zuraidah memperagakan pertemuan dengan Jefri. Saat itu, Zuraidah mencurahkan persoalan rumah tangganya tersebut.

Zuraidah mengaku sudah mengadukan perbuatan Jamaluddin kepada keluarga suaminya itu. Namun mereka tidak dapat berbuat apa-apa.

“Saya telah mengadukan dengan keluarganya, dengan kakak kandungnya tapi mereka tidak berdaya melakukan apa-apa,” ucap Zuraidah. Jefri saat itu sempat menyarankan agar Zuraidah mengadu ke Pengadilan Agama.*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here