Pembunuhan Hakim Jamaluddin Berencana

hariancentral.com | Medan : Pembunuhan Hakim Jamaluddin SH diduga Pembunuhan berencana yang dilakukan 3 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus pembunuhan Hakim PN Medan Jamaluddin termasuk istri mudanya.

Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin MSi, saat memaparkan Hasil kerja keras dari Tim Ditkrimum dengan Polrestabes Medan terkait kasus pembunuhan yang sudah sampai hari ke 40 terkuak dengan tersangka utamanya ZH, istri kedua Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin, yang menggunakan tenaga eksekutor 2 orang yakni RS dan JP.

Kemungkinan masih ada tersangka yang lain dan ini masih kita lidik, begitu juga motif pembunuhan ini untuk sementara ini dikarenakan Pertengkaran/cecok  Dalam Rumah Tangga dan sebabnya pertengkaran, berapa mereka dibayar masih dalam penyelidikan dan para pers diharap bersabar,” pungkas Irjen Pol Martuani Sormin.

Para tersangka ini memiliki peran yang berbeda, ZH sebagai dalangnya, sementara RS dan JP melakukan eksekusi di rumah korban, mereka sudah berada di rumah korban sebelum korban pulang, dan sesampainya korban di rumah, para eksekutor melakukan pembunuhan dengan membekap mulut, sehingga korban mati lemas, dan korban dibawa dengan mobil Toyota Land Cruiser BK 77 HD, yang kemudian mobil dimasukkan ke dalam jurang di daerah Desa Sukarame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatera Utara pada 29 November 2019.

ZH, RS dan JP kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik dari Ditreskrimum Poldasu serta dari Polrestabes Medan, berdasarkan hasil pemeriksaan 50 orang, bukti-bukti yang didapat berupa mobil, baju, sepatu dan juga hasil dari laboratoriun Forensik Mabes Polri.

“Pasal yang dipersangkakan, Pasal 340 KUHPidana Junto 338 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati,” jelas Kapoldasu, Irjend Pol Martuani Sormin saat Konfermasi Pers di ruang Lobi Mapoldasu, Rabu (08/01/2020). Turut hadiri Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskim Polrestabes Medan dan sejumlah Pju Poldasu. *sri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here