Dari Menjajakan Buah Kini Jadi Pengusaha

Share it:
Teks Foto: Toko Berkat Buah milik Lendy Sitepu Jl Letjend Jamin Ginting No 851 Psr VII Padang Bulan Medan Hp 0811657951. *hariancentral.com - Saipul

Medan - hariancentral.com : Berakit-rakit ke Hulu, Berenang-renang ketepian, Bersakit-sakit dahulu baru bersenang-senang kemudian berbahagialah. Sepenggal bait lagu ciptaan Bang H Rhoma Irama pantas diberikan kepada Lendy Sitepu yang dahulunya tidak ada apa-apanya, hanyalah seorang remaja yang menjajalkan buah-buahan di Pusat Pasar (Pajak Sentral), kini berbuah manis menjadikannya seorang pengusaha buah-buahan yang disegani di Kota Medan.

"Kesuksesan saya sekarang ini menjadi pengusaha buah-buahan, tidaklah mudah seperti membalikan telapak tangan, akan tetapi, melalui proses sangat panjang hingga mencapai puluhan tahun lamanya," kata Sitepu di rukonya diberinama "Berkat Buah" yang berlokasi di Jalan Letjend Jamin Ginting No 851 Pasar VII Padang Bulan Medan.

Meskipun beliau dilahirkan bukan berasal dari keluarga pedagang, Ayah saya sendiri merupakan seorang petani buah dan padi, sementara latar belakang pendidikan saya hanyalah pas-pasan aja. Adapun berdagang menurutnya adalah suatu kebetulan alias tanpa disengaja, ketika itu diajak oleh saudara saya untuk menjajakan buah-buahnya di Pusat Pasar Medan persisnya pada tahun 1983.

Satu tahun ikut-ikutan dengan saudara saya berdagang buah, saya selanjutnya memberanikan diri untuk membuka usaha sendiri, selama berdagang buah-buahan tersebut, setidaknya ada empat pasar yang saya jajakan buah-buahan itu. yang hingga akhirnya saya menempati ruko buah-buahan di Jalan Letjend Jamin Ginting Padang Bulan sampai sekarang ini. "Saya mulai buka dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, " ujarnya.

Selain Buah-buahan dari dalam negeri, kita juga mengimpor buah-buahan, seperti buah anggur dan apel. Untuk buah-buahan dari dalam negeri kita memasoknya dari pasar Induk Laucih dan sebagian lagi didatangkan dari Pasar MMTC Pancing Deliserdang.

Tentunya, harga jual buah-buahan lokal dan impor berbeda, misalnya harga penjualan anggur Cina dibanderol Rp 35.000/kg dan anggur Amerika Rp 80.000/kg.

"Sementara itu, buah-buahan lokal yang paling banyak peminatnya adalah buah jeruk, pir, sawo dan lainnya," sebutnya seraya menambahkan sebagaian besar konsumen yang membeli buah-buahan ini adalah warga kota Medan dan hanya sebagian kecil saja dari dari penduduk luar kota Medan.

Disebutkannya, selain menjual buah-buahan secara eceran, juga dilakukan penjualan dengan grosir dan parcel buah.  "Kita akan melayani konsumen dengan membeli secara eceran maupun dengan grosir dan kita siap memberikan pelayanan terbaik kepada setiap pelanggan kita demi memuaskan konsumen agar mereka betah berbelanja di tempat kita," tuturnya.

Disinggung penjualan buah sekarang ini, Lendy Sitepu menjelaskan, penjualan buah sekarang ini mengelami stagnan, apalagi kita akan memasuki pemilu 2019 mendatang sehingga animonya tidak begitu besar. ujarnya mengakhiri pembicaraan kepada hariancentral.com. *PUL
Share it:

Bisnis

Post A Comment:

0 comments: