Bupati Asahan Anggarkan 13 Miliar Untuk RTLH

Share it:


Asahan - hariancentral.com: Program bedah rumah yang telah diprogramkan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Sosial Kabupaten Asahan untuk masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak huni merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Asahan kepada masyarakatnya.

Hal ini ditunjukan Pemerintah Kabupaten Asahan dengan menganggarkan dana sebesar 13 Miliar untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 2.000 unit dan setiap unitnya mendapat bantuan sebesar Rp 6,5 Juta, ini disampaikan oleh Kepala Bidang Limjamsos dan Penanganan Fakir Miskin Drs Muksin MPd (foto), pada media, Rabu (23/01/19).

"Tetapi setelah melalui tim verifikasi Dinas Sosial Kabupaten Asahan yang langsung terjun ke lapangan menemukan ada 200 rumah yang tidak dapat menerima bantuan RTLH dikarenakan persyaratan yang tidak dapat dipenuhi salah satunya tidak adanya surat kepemilikan tanah dan rumah yang akan dibedah telah direhap sendiri," ujar Muksin.

Muksin juga mengatakan pada akhir Desember 2018 pihak kami juga sudah mengingatkan 1.800 para calon yang mendapatkan bantuan RTLH untuk membuka rekening di Bank Sumut Cabang Kisaran, namun karena waktu yang mendesak hanya 1.665 orang yang dapat membuka rekening tersebut.

"Kemudian pihak Bank Sumut Cabang Kisaran langsung mentransfer dana kepada para penerima bantuan yang telah memiliki rekening Bank," ujar Muksin.

Kepada para penerima bantuan diharapkan dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan pengerjaan bedah rumah ini diharapkan dapat selesai pengerjaannya selama 45 hari dan setelah 15 hari selesai diminta kepada penerima bantuan untuk melaporkan SPJnya ke Dinas Sosial Kabupaten Asahan, ujar Muksin mengakhiri pembicaraannya.

Pelaksanaan RTLH memang terlambat dalam pengerjaannya tahun 2018 dikarenakan, sesuai Perbup No 37 tahun 2017, layak atau tidak sebuah rumah mendapatkan bantuan bedah rumah adalah "rumah tangga miskin yang terdaftar dalam usulan Musrenbang desa/kelurahan.

Sementara jumlah yang diusulkan melalui Musrenbang Desa/Kelurahan sebanyak 427 unit, selebihnya diusulkan melalui Camat. Jadi untuk merehab 1.800 rumah, kita mengusulkan agar Perbup No 37 tahun 2017 dilakukan perubahan. Akhirnya Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menyetujui perubahan dan mengeluarkan Perbup No 66 tahun 2018. Salah satu isinya "rumah tangga miskin yang terdaftar dalam usulan Musrenbang desa/kelurahan dan atau usulan Camat".

Dan akhir Januari Tahun 2019 ini Program Bedah Rumah sudah hampir rampung di kerjakan. *AU
Share it:

Asahan

Post A Comment:

0 comments: