DPRD Medan Berharap Kenaikan UMK Dapat Memuaskan Buruh dan Pengusaha

Share it:


Medan - hariancentral.com: Anggota Komisi B DPRD Medan Wong Chun Sen Berharap Penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Medan 2019 dapat memuaskan kedua belah pihak, yakni buruh dan pengusaha. 

Dalam hal ini, dikatakannya, perusahaan tidak diberatkan dan kebutuhan hidup buruh pun dapat tercover. "Memang keadaan ekonomi kita saat ini sedang lesu, kita harapkan kenaikan ada, walaupun memang tidak terlalu tinggi," katanya, Rabu (21/11/18).

Naiknya UMK, menurutnya, tentu dilihat dari berbagai aspek. Wong menambahkan, tidak semua lokasi dapat disamakan. Dijelaskannya,jika di suatu daerah UMK sudah tinggi, lantas Medan tidak bisa ikut dengan jumlah yang sama dengan daerah tersebut. "Setiap inflasi daerah kan tidak sama. Banyak perusahaan sekarang yang profitnya tidak terlalu tinggi. Yang penting kenaikan bisa menyejahterakan buruh," ucapnya.

Ia menambahkan,buruh pun tak boleh memaksakan kehendak. Sebab kenaikan tentunya dilihat dan ditimbang dari berbagai aspek. Wong melanjutkan, tentunya semua pihak mengharapkan perekonomian Indonesia lebih baik kedepannya.

Sementara itu, sejumlah buruh mencoba mengusulkan solusi kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan dengan tujuan menyejahterakan kehidupan buruh. Adapun usulan mereka berupa memberikan kartu pekerja seperti yang dilakukan Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta atau pun subsidi listrik atau BBM yang bisa digunakan buruh. "Subsidi juga harus dibuat anggarannya. Subsidi itukan dari pusat. Subsidi juga harus dilihat dari anggaran Pemko. Kalau subsidi mungkin agak susah, kita harus mandiri," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan kabar yang beredar, Kota Medan mengusulkan UMK 2019 sebesar Rp2.969.824,64. Jumlah ini merupakan yang paling tinggi di antara usulan kota/kabupaten se-Sumut . Usulan UMK tersebut naik sebesar Rp220.750,64 dari UMK 2018, yakni sebesar Rp2.749.074,60. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan Hannalore saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan apa pun. "Kami lagi rapat," ujarnya dan mematikan sambungan telepon. *AG
Share it:

Wakil Rakyat

Post A Comment:

0 comments: