Caleg DPRD Sumut Sondang Siagian, Terinspirasi Ahok

Share it:

Medan - hariancentral.com: Kendati sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) periode 2009-2014 dan 2014-2019 terjerat kasus hukum di Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), dalam kasus dugaan suap APBD Sumut.

Namun tidak membuat calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Sumut Sondang Siagian tidak khawatir dan membuat surut untuk maju, dengan mengusung jargon membangun Sumut yang lebih baik, untuk itu, pada pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) akan digelar serentak pada 17 April 2019, Sondang Siagian siap maju bertarung dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang diketuai mantan presenter berita Grace Natalie.

Ketika berbincang-bincang dengan wartawan hariancentral.com di Kafe Lula Jalan Gelas Medan Petisah, Rabu (7/11/18). Sondang Siagian menuturkan, alasan dirinya maju sebagai calon annggota legislatif Sumatera Utara periode 2019-2024, menurutnya karena terinspirasi oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dimana beliau banyak memperjuangkan kepentingan rakyat DKI Jakarta.

"Pak Ahok itu inspirasi bagi saya, itulah sebabnya, keinginan saya menjadi anggota legislatif juga bisa bermanfaat dengan memberikan yang terbaik untuk kepentingan rakyat serta membela rakyat," tuturnya.

Sondang Siagian calon anggota legislatif DPRD Sumut Daerah Pemilihan II nomor urut 2 meliputi, Medan Helvetia, Medan Petisah, Medan Baru, Medan Barat, Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Polonia dan Medan Maimun, menjelaskan, dirinya tidak merasa getar dan takut, walaupun sejumlah incumbent (mantan anggota DPRD Sumut) maju kembali.

"Selaku orang yang beragama, dirinya merasakan bahwa kekuatan doa lebih dari segalanya. begitu juga setiap konsituen yang saya temuai dimanapun, dirinya memohon doa dan restu semoga menjadi anggota yang amanah dalam menjalankan tugas-tugas yang diemban jika terpilih," ujarnya

Sondang Siagian mengungkapkan, guna memenangkan dirinya di Dapil II tersebut, telah dibentuk forum relawan di 10 kecamatan tersebut. Tugas forum relawan ini, melakukan sosialisasi ke masyarakat daerahnya masing-masing. "Pemenangan di kecamatan yang bertanggungjawab adalah koordinator kecamatan," tuturnya.

Tak hanya itu saja, kata Sondang Siagian yang juga merupakan Ketua Forum Persaudaraan Putri/putri Sumatera Utara, pemenangan di Dapil II ini, sejumlah elemen masyarakat menyatakan kesediannya untuk bergabung pada tim pemenanga guna membantu mengkampanyekan calon nomor urut 2 dan juga mengkampanyekan Partai Solidaritas Indonesia sebagai kekuatan politik baru yang ingin mengembalikan politik ke tempat yang terhormat. PSI lahir dari kesadaran bahwa politik adalah sebuah tugas mulia untuk mewujudkan kebahagiaan bagi semua orang.

Seiring dengan masa kampanye partai politik (Parpol), Sondang Siagian menyebutkan, selama mamasuki masa kampanye tersebut, pihaknya telah menemui konsituennya di 10 kecamatan dengan memberikan sosialisasi mengenai calon anggota legislatif di daerahnya serta mengingkatkan masyarakat untuk berpartisipasi pada pemilu 17 April 2019 mendatang.

Bagi Sondang Siagian ada beberapa hal yang menjadi fokus kerjanya setelah duduk menjadi anggota legislatif nantinya yaitu: memberikan perhatian pada panti asuhan di seluruh kota Medan baik materi dan spritual, memberi perhatian pada tempat rehabilitasi narkoba yang akhir-akhir ini sangat meresahkan generasi Indonesia, perhatian kepada pusat/ tempat bermain anak-anak di tiap kelurahan, sehingga anak usia dini dibekali ilmu cinta alam dan tentunya akan mengurangi fokus anak-anak pada getjet yang kita tau kurang baik untuk perkembangan anak-anak usia dini dan memberikan perhatian pada lapangan pekerjaan bagi generasi muda yang sudah tamat sekolah tapi belum bekerja, ungkapnya. *PUL
Share it:

Pileg

Post A Comment:

0 comments: