Dipecat, Jika Ada Petugas PLN Minta Uang

Share it:
Teks Foto: GM PT PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto, Senior Manager SDM Sumut Suyadi usai penandatanganan MoU foto bersama Manajer PLN UP3 Rantauprapat Rizal Azhari, Plt Bupati Labuhan Batu, Andi Suhaimi Dalimunthe, Sekdakab Labuhan Batu Ahmad Muflih Nasution dan Kepala OPD. *hariancentral.com - Ist

Rantauprapat - hariancentral.com: Setelah Kabupaten Humbahas, kini giliran Pemkab Labuhanbatu yang dijamin mendapatkan kemudahan listrik. Semua itu tertuang dalam MoU (Memorandum of Understanding).

Penandatanganan Kesepakatan Bersama Sinergi Informasi dan Kemudahan Mendapatkan Listrik Bagi Penanam Modal Serta Menuju Desa Berlistrik 100 Persen di Labuhanbatu yang digelar di aula Pemkab setempat, Jalan Sisingamangaraja, Rantauprapat, Selasa (16/10)  kemarin.

Acara MoU dihadiri langsung Plt Bupati Labuhan Batu, Andi Suhaimi Dalimunthe, GM PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumut, Feby Joko Priharto, Manajer PLN UP3 Rantauprapat, Rizal Azhari, Sekdakab Labuhan Batu, Ahmad Muflih Nasution, Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa.

“Guna mendapatkan listrik di seluruh wilayah Sumut. Gubsu dan PLN Sumut sudah melakukan MoU. Dan, PLN komitmen untuk menjalankan kesepakatan tersebut dengan melakukan MoU kepada kepala daerah " kata GM PT PLN UIW Sumut, Feby Joko Priharto.

Dikatakan Feby, penandatanganan kerjasama ini bisa terwujud karena PLN sudah surplus antara 10 hingga 12 persen. Dan pada Juni 2018 lalu, defisit listrik sudah terhenti. Dan MoU ini diharapkan mendapat dukungan penuh dari Bupati Labuhanbatu beserta seluruh perangkatnya.

Feby menyebutkan, gangguan listrik seperti pemadaman kerap disebabkan pohon yang menempel ke kabel. Saat ini PLN masih memakai kabel kawat untuk mengaliri listrik kepada masyarakat.

“Untuk tidak mengalami gangguan listrik akibat kabel, kepada masyarakat diminta untuk melakukan penebangan dan pemotongan pohon. Musim hujan, gangguan listrik sering terjadi,” terangnya.

Ditambahkannya juga, petugas PLN yang bertugas selalu dengan ketentuan dan prosedur. Apabila, ada petugas yang melakukan pengutipan, maka itu bukan dari PLN.

“Jika ada petugas yang meminta uang kepada masyarakat, itu bukanlah petugas PLN. Jika ada bukti dan benar dilakukan oleh petugas PLN. Saya langsung pecat petugas PLN itu. Saya tidak akan toleransi bagi petugas yang meminta uang kepada masyarakat. Saya langsung pecat sekarang juga,” tegasnya.

Sementara, Manager PT PLN UP3 Rantauprapat, Rizal Azhari mengatakan, MoU ini bukti PLN dan Bupati untuk siap menuju Desa berlistrik 100 persen di Labuhanbatu. “MoU ini bukti keseriusan PLN dalam program menuju listrik 100 persen. Dan kita mengapresiasi Pemkab Labuhanbatu yang mendukung program dari PLN,” sebutnya.

Sedangkan Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi mengatakan, MoU ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Labuhanbatu. Sebab, saat ini masih banyak masyarakat di Desa-desa yang belum menikmati listrik.

“Tercatat ada 4 desa lagi yang belum teraliri listrik di daerah pesisir. Untuk Labuhanbatu, saat ini hanya sekitar 80 persen masyakarat yang teraliri listrik. Saya akan membuat kemajuan sesuai MoU dengan PLN, masyarakat Labuhanbatu akan menikmati dan teraliri listrik 100 persen,” kata Bupati.

Menurut Andi, kendala terbesar yang menyulitkan pendistribusian listrik adalah tidak layaknya infrastruktur untuk mencapai desa yang dimaksud. Nantinya, Pemkab akan berupaya untuk memperbaiki akses menuju desa agar memudahkan petugas PLN melakukan pemasangan jaringan.
"Atas nama masyarakat, saya mengucapkan terimakasih kepada PLN”, Andi Suhaimi Dalimunthe.

Sebagai bentuk komitmen PLN untuk melistriki Labubanbatu 100 persen di 2019, kegiatan inipun ditandai dengan penandatangan kesepakatan antara Plt Bupati Andi Suhaimi Dalimunthe dengan Manajer UP3 Rantauprapat Rizal Azhari. PLN juga memastikan adanya peningkatan layanan untuk beberapa titik di jajaran Pemkab dari reguler menjadi premium silver, diantaranya rumah bupati, kantor bupati dan RSUD Labuhanbatu.

Sementara untuk kemudahan mendapatkan layanan PLN, Manajer Komunikasi Rudi Artono, melalui Asisten Manajer Komunikasi Reagen Saragih, mengatakan Contact Center PLN 123 menjadi garda depan bagi PLN untuk berkomunikasi dengan pelanggan secara langsung melalui sistem online selama 7x24 jam.

Layanan PLN dapat diakses melalui Telepon: 123, HP: (kode area) 123, E-mail:pln123@pln.co.id, Facebook: PLN 123, Twitter: @PLN_123, dan Website:www.pln.co.id. Atau bagi pengguna smartphone, dapat juga mengunduh aplikasi PLN Mobile di Play Store maupun App Store untuk Layanan Informasi, Tagihan Listrik, Pengaduan Gangguan, Pemasangan Baru, Perubahan Daya dan sebagainya. *IRN
Share it:

PT PLN

Post A Comment:

0 comments: