Walikota Pantau Sejumlah Titik Genangan Air dan Banjir

Share it:
Teks Foto: Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Khairul Syahnan meninjau sejumlah titik genangan air maupun banjir yang terjadi di Kota Medan, Sabtu (15/9/18) malam. *hariancentral.com -Ist

Medan - hariancentral.com: Di tengah guyuran hujan, Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi didampingi Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Khairul Syahnan meninjau sejumlah titik genangan air maupun banjir yang terjadi di Kota Medan, Sabtu (15/9/18) malam. Selanjutnya Walikota menginstruksikan kepada Dinas PU untuk melankukan sejumlah langkah guna mengatasi genangan maupun bajir yang terjadi, sehingga tidak mengganggu ketenangan dan kenyamanan warga, terutama masyarakat pengguna jalan.

Peninjauan dilakukan Walikota sekitar pukul 21.30 WIB. Kawasan Jalan Imam Bonjol dan Jalan Sudirman menjadi lokasi pertama yang ditinjau Walikota. Pasalnya, kedua jalan itu selama ini jarang digenangi air sekalipun hujan deras turun. Namun kali ini kedua jalan di inti Kota Medan itu tergenang air akibat hujan deras yang turun sejak petang.

Selain lubang inlet, drainase menjadi fokus perhatian Walikota dalam peninjauan tersebut. Ternyata perkiraan Walikota tidak meleset, sebab lubang inlet di kedua jalan itu banyak yang tertutup. Akibatnya air hujan tidak dapat mengalir menuju drainase sehingga tertahan dan lama kelamaan menggenangi jalan.

Tak pelak genangan air itu mengganggu kelancaran arus lalu lintas sehingga menurangi ketenangan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan yang melintas. Kondisi itu juga diperparah dengan drainase yang ada, selain tersumbat sampah, juga mengalami sendimentasi. Alhasil drainase tak dapat berfungsi untuk menampung debit air hujan.

Oleh karenanya Walikota langsung memerintahkan Kadis PU agar segera menurunkankan peralatan beserta petugasnya untuk mengatasi lubang inlet tersumbat maupun drainase yang mengalami sendimentasi tersebut. “Jika lubat inlet tidak tersumbat dan drainase tidak mengalami sendimentasi, insya Allah genangan air tak terjadi di Jalan Sudirman dan Imam Bonjol,”kata Walikota.

Setelah itu Walikota melanjutkn peninjauan ke sejumlah wilayah lainnya yang terkena genangan air maupun banjir. Dari pantauan yang dilakukan Walikota, selain Jalan Sudirman dan Imam Bonjol, sejumlah jalan lainnya seperti Jalan Kapten Muslim, Jalan Perjuangan, seputaran Lapangan Merdeka, Jalan Dr Mansyur, Jalan Kuswari serta Jalan Asia juga digenangi air.

Mengatasi hal itu, Walikota minta kepada Kadis PU segera mengatasi kawasan yang menjadi titik genangan air maupun banjir. “Kerahkan seluruh peralatan dan personel yang ada untuk mengatasi genangan air maupun banjir tersebut. Apalagi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika telah mengeluarkan rilis peringatan dini cuaca, Sumatera Utara, termasuk Kota Medan berotensi hujan lebat,” ungkapnya

Apabila lubang inlet tidak tersumbat dan drainase berfungsi, Walikota optimis genangan air maupun banjir dapat diminimalisir. Guna mendukung efektifitas kinerja Dinas PU, Walikota minta seluruh Camat untuk mengerahkan personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) untuk ikut membantu mengatasi lubang inlet tersumbat dan melakukan normalisasi drainase di wilayahnya, terutama kawasan yang selama ini menjadi langganan genangan air maupun banjir.

“Khusus bagi Camat dan Lurah yang wilayahnya di lintasi sungai, saya minta untuk siaga penuh. Apabila air sungai meluap, segera lakukan upaya penyelamatan bekerjasama dengan OPD terkait. Jangan sampai saya mendengar ada warga yang menjadi korban banjir tidak dilayani dengan baik!” tegasnya.

Usai melakukan pemantauan, Walikota tak lupa menyampaikan permintaan maafnya kepada warga Kota Medan, terutama wilayahnya yang sampai saat ini masih digenangi air dan banjir pada saat hujan deras turun. Ditegaskannya, Pemko Medan melalui OPD terkait akan bekerja keras untuk mengatasinya.

“Kita terus melakukan perbaikan drainase, berhubung perbaikan yang dilakukan belum sepenuhnya selesai sehingga hasilnya belum dirasakan masyarakat. Oleh karenanya atas nama pribadi dan Pemko Medan, saya minta maaf. Disamping itu kita terus bersinergi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II untuk melakukan normalisasi sungai,” ujarnya.

Salah satu sungai yang saat ini tengah dinormalisasi BWS, jelas Walikota, Sungai Sikambing dan akan diikuti dengan sungai-sungai yang lainnya. “Tapi semua upaya ini tidak akan maksimal apabila tidak didukung penuh seluruh lapisan masyarakat. Dukungan itu dapat dilakukan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama dalam parit dan sungai,” harapnya. *AG
Share it:

Pemko Medan

Post A Comment:

0 comments: