DPRD Surakarta Belajar Peningkatan PAD Dengan Pemko Medan

Share it:
Teks Foto: Staf Ahli Walikota Bidang Kesejahteraan Masyarakat Pulungan Harahap (ke empat dari krri baris depan) menerima kunjungan kerja DPRD Surakarta di Ruang Rapat I Kantor Walikota Medan, Selasa (5/9/18).

Medan - hariancentral.com: Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Staf Ahli Walikota Bidang Kesejahteraan Masyarakat Pulungan Harahap menerima kunjungan kerja DPRD Surakarta di Ruang Rapat I Kantor Walikota Medan, Selasa (5/9/18). Selain bersilaturahmi, kedatangan itu terkait untuk mempelajari bagaimana upaya Pemko Medan dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), terutama dari sektor PBB maupun retribusi sampah.

Rombongan DPRD Kota Surakarta berjumlah 21 orang dipimpin langsung Teguh Prakosa selaku Ketua DPRD Kota Surakarta. Kedatangan mereka diterima Pulungan Harahap didampingi sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemko Medan. Mereka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya karena telah diterima dengan baik oleh Pemko Medan.

Teguh menjelaskan, dipilihnya Kota Medan sebagai tempat kunjungan kerja, selain Kota terbesar ketiga setelah Jakarta dan Surabaya, ibu kota Provinsi Sumatera Utara juga memiliki PAD yang cukup besar yakni Rp2,1 triliun. Tentunya dengan PAD yang cukup besar tersebut dapat mendukung percepatan pembangunan yang dilakukan.

“PAD Kota Surakarta sangat kecil dibandingkan Kota Medan, hanya Rp570 miliar. Oleh karenanya kami sangat tertarik untuk mempelajari bagaimana caranya Pemko Medan meningkatkan PAD, terutama dari sektor PBB dan retribusi sampah. Semua masukan yang kami terima akan menjadi bahan pertimbangan untuk diterapkan di Kota Surakarta,” kata Teguh.

Sebelum memaaparkan terkait upaya peningkatan PAD yang dilakukan Pemko Medan, Pulungan Harahap dalam sambutan singkatnya menyampaikan ucapan terima kasihnya karena telah memilih Kota Medan menjadi tempat tujuan kunjungan kerja.Dikatakannya, Kota Medan saat ini diarahkan menjadi kota jasa, industri, perdangangan dan pendidikan.

Selanjutnya terang Pulungan, pembangunan Kota Medan dilaksanakandengan visi menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan religius. Disamping itu mengusung delapan misi, diantaranya peningkatan percepatan dan perluasan program penanggulangan kemiskinan. Kemudian menyelenggarakan tata ruang kota yang konsisten serta didukung kesetersediaan infrastruktur dan utilitas kota yang semakin modern dan berkelanjutan.

“Kemudian mendorong peningkatan kesempatan kerja dan pendapatan masyarakat melalui peningkatan taraf pendidikan dan kesehatan masyarakat secara merata dan berkeadilan. Serta mengembangkan Medan sebagai smart city,´” jelas Pulungan.

Setelah itu mantan Kadis Pemberdayaan Perempuan dan KB tersebut membuka sesi tanya jawab. Seluruh pertanyaan anggota DPRD Kota Surakarta, terkait upaya peningkatan PAD dijawab dan dijelaskan rinci oleh perwakilan OPD terkait. Kunjungan kerja dipungkasi dengan pertukaran cindera mata. *AG
Share it:

Pemko Medan

Post A Comment:

0 comments: