Ketua LSM KANA Menilai Penanganan Dugaan Korupsi Lamban

Share it:
Teks Foto: Ketua LSM KANA Muzakkir. *hariancentral.com - Juanda

IDI - hariancentral.com: Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Aneuk Nanggroe (KANA) Muzakkir menilai penanganan kasus dugaan korupsi biaya perawatan kendaraan bermotor tahun anggaran 2016 dan 2017 di Dinas Kesehatan Aceh Timur lamban, bahkan sampai saat ini publik belum mengetahui sejauh mana proses yang sedang ditangani oleh pihak Polres Aceh Timur di bagian Tipikor tersebut.

"Bila kita bandingkan dengan kasus yang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Idi dengan yang ditangani oleh pihak Polres sangat jauh berbeda, di Jaksa jelas sudah ada tersangka sedangkan di Polres sampai saat ini belum ada P 21," kata Muzakir. Kamis (9/8/18).

Lebih lanjut Muzakkir menambahkan, terkait kasus yang ditangani saat ini oleh Polres Aceh Timur melalui Satuan Reserse Kriminal, bidang kriminal khusus (Krimsus) sampai saat ini terkesan senyap, dan untuk setiap penanganan kasus yang merugikan negara setidaknya publik harus mengetahui.

"Kita hanya mengingatkan Polres Aceh Timur jangan coba-coba untuk menghentikan kasus tersebut, karena masyarakat terus memantau perkembangannya," ungkap Muzakkir.

Menanggapi hal tersebut Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kasat Reskrim AKP Erwin Satrio Wilogo menuturkan kasus tersebut membutuhkan banyak waktu dalam penanganannya, dan sejauh ini masih dalam proses sidik di unit Tipikor.

"Dan sudah sekitar 100 orang saksi yang telah diperiksa serta terus mengumpulkan dokumen-dokumen terkait perkara tersebut, yang pasti kasus itu masih kami proses dan sudah masuk dalam tahap penyidikan, dan memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit dalam penanganannya," imbuh Erwin Satrio Wilogo. *JUA



Share it:

Aceh

Okermas dan LSM

Post A Comment:

0 comments: