Ujian SBMPTN di Kota Medan Diikuti 63.357 Peserta, Berjalan Lancar

Share it:
Teks Foto : Memberi penjelasan Rektor USU Prof Runtung Sitepu didampingi Rektor Unimed Prof Syawal Gultom dan WR I UNISU Prof Syafaruddin saat di wawancarai wartawan usai meninjau SBMPTN. *hariancentral.com - Ist


Medan - hariancentral.com : Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu SH Mhum mengatakan, pelaksanaan Seleleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Kota Medan berjalan lancar, aman dan terkendali.

Pelaksanaan ujian ada sistem computer dan ujian tulis. Tidak ada ditemukan gajok atau joki sampai peninjauan ini, kata Rektor USU Prof Runtung pada peninjauan ujian SBMPTN di kampus Unimed, Selasa (8/5/18).

Pada peninjauan itu Prof Runtung didampingi Rektor Unimed Prof Syawal Gultom MPd, Wakil Rektor I UINSU Prof Syafaruddin MPd , Wakil Rektor I Unimed Abdul Hamid, Sekretaris Eksekutif USU Dr Farhat, Wakil Rektor II, III, IV dan V USU : Prof Fidel Ganis Siregar, Drs Mahyudin, Prof Bustami Syam dan Luhut Sihombing, Drs Lian Dalimunthe, Humas USU Elvi Sumanti ST MHum dan Humas Unimed M Syurif.

Ujian diawali dengan tes kemampuan dasar Saintek (sain dan teknologi) lalu tes kemampuan dan potensi akademik serta tes kemampuan dasar Soshum (sosial dan humaniora).

Kepada Rektor USU Prof Runtung, peserta mengatakan materi ujian agak sulit , namun ada juga peserta yang menyatakan soalnya tidak sulit.

Jumlah peserta yang mendaftar di panitia lokal (panlok) 14 meliputi USU, Unimed, UINSU dan Universitas Samudera (UNSAM) Langsa Aceh sekitar 63.357 peserta, ini peserta kedua terbanyak di Indonesia setelah DKI. Artinya kepercayaan masyarakat terus meningkat ke panlok 14 di Medan, kata Runtung.

Untuk penyandang disabilitas ditempatkan khusus dengan pengawas dan dipandu oleh dosen .Namun pelaksanaan ujian merekapun berjalan lancar, katanya.

Runtung mengakui sempat dicurigai ada seorang peserta mendaftar dua kali, tapi langsung dicek oleh panitia pusat dan belum ada terlihat adanya kecurangan.

Bagi yang gagal SBMPTN masih ada ujian mandiri dan diploma di USU. Pengumuman SBMPTN direncanakan 3 Juli 2018.

Menjawab wartawan Rektor Unimed Prof Syawal, mengatakan, keuntungan mengikuti ujian tulis atau sistem komputer sama saja. Kalau kita punya sarana mestinya semua sistem ujian komputer.

Bagi yang lulus SBMPTN diindikasikan cerdas dan perkuliahannya sukses, kelulusan bukan faktor nasib. Ujian ini diawasi sekitar 6 ribu pengawas, kata Syawal .

Kedua rektor mengatakan tidak ada sisipan dalam ujian ini. Pada saat pelaksanaan ujian SBMPTN kemarin, juga secara bersamaan waktunya pendaftaran ulang bagi yang lulus SNMPTN. *IRN
Share it:

Medan

Pendidikan

Post A Comment:

0 comments: