DPRD Pantau Pelaksanaan Pasar Murah di Kelurahan Sudirejo I - HarianCentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, 17 May 2018

DPRD Pantau Pelaksanaan Pasar Murah di Kelurahan Sudirejo I

Medan - hariancentral.com: Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, mengapresiasi sekaligus mengkritik pelaksanaan pasar murah yang dilaksanakan Pemko Medan dalam menyambut bulan Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri 1439 H hijriyah. Diantaranya tidak adanya batasan masyarakat membeli membeli produk dan adanya target penjualan yang dibebankan kepada pihak Kelurahan.

Pemko Medan sudah mengucurkan anggaran Rp5 miliar agar pelaksanaan pasar murah sukses selama Ramadhan tersebut.

Ketua Komisi C DPRD Kota Medan Hendra DS dan wakil Ketua Mulia Asri Rambe SH (Bayek) mengunjungi salah satu Kantor Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, mewakili beberapa tempat pelaksanaan pasar murah di 151 titik di 21 Kecamatan, baru-baru ini yang secara resmi dibuka oleh Walikota Medan Drs.Dzulmi Eldin sehari sebelumnya.

“Kami sangat mengapresiasi pasar murah ini karena sangat membantu masyarakat karena rata-rata dibawah harga pasar antara Rp2000 – Rp3.000 per produk ataupun per Kg,” ujar Hendra didamping Bayek.

Dengan pengurangan harga tersebut, diyakini masyarakat akan sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, terutama pada bulan Ramadhan nanti. Namun begitu, Hendra mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi kritikan pihaknya dalam pelaksanaan Pasar Murah tersebut, yakni, tidak adanya batasan jumlah produk yang dibeli masyarakat dan adanya target yang dibebankan kepada pihak Kelurahan, sebagai pelaksanaan Pasar Murah.

Sementara itu, Bayek yang merupakan Wakil Ketua Komisi C mengatakan, agar masyarakat dibebaskan saja membeli produk seberapapun jumlahnya sebab, jika tidak maka, dikhawatirkan akan terjadi penumpukan barang oleh warga tertentu. Selain itu juga, produk-produk yang dijual tidak terdistribusi kepada masyarakat.

“Kami dari Komisi C melihat ini, sebagai kelemahan yang harus segera dievaluasi. Karena bisa saja kondisi itudimanfaatkan oleh sebahagian warga untuk menumpuk barang. Atau juga dimanfaatkan oleh pedagang eceran yang akan menjual lagi diluar Pasar Murah,” ujarnya.

Bayek menambahkan lagi, Pemko Medan harus segera merevisi aturan tentang pemberian target penjualan kepada Pihak Kelurahan. “ Karena kami memperoleh informasi, jika Kelurahan tidak mencapai target penjualan tertentu, kedepannya, tidak boleh lagi mengadakan Pasar Murah,” terang Bayek.

Anggota Komisi C ini menilai kebijakan ini akan menimbulkan permainan yang dapat merugikan masyarakat. Karena pihak Kelurahan tidak lagi berpikiran untuk meratakan distribusi, tapi sebatas pencapaian target.

“Bagi mereka (pihak Kelurahan), yang penting target tercapai. Siapapun yang beli dan berapa jumahnya, terserah saja. Ini tidak baik, Karena bukan itu tujuan dari Pelaksanaan Pasar Murah,” tutup Ketua Angakatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Medan ini. *AG

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here