Disambut Demo, Irjen Pol Drs Paulus Bertemu Prof Runtung Sitepu

Share it:
Teks Foto: Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus W foto bersama Rektor USU Prof Runtung Sitepu dan pimpinan civitas USU. *hariancentral.com - Ist


Medan - hariancentral.com: Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw melakukan silaturahmi dengan Rektor USU Prof Runtung Sitepu SH MHum, para wakil Rektor USU dan para Dekan di ruang kerja rektor di Medan, Senin (21/5/18).

Acara silaturahmi dihadiri Wakil Rektor 1-5 : Prof Dr Rosmayati MS, Prof Dr Fidel G Siregar, Drs Mahyuddin Nasution Phd, Prof Dr Ir Bustami Syam, Ir Luhut Sihombing MP dan petinggi dari Polda Sumut.

Disebutkan, tujuan dari silaturahmi tersebut untuk lebih mempererat hubungan antara Kepolisian dan Rektor USU. Dan membahas permasalahan terkini karena adanya dosen USU yang melakukan ujaran kebencian di media sosial, yang saat ini dilakukan penyelidikan.

Rektor USU Prof Runtung mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada Kapolda Sumut. “Kami sangat senang atas kedatangannya untuk bersilaturahmi. Hubungan antara USU dan Kepolisian dalam hal ini Polda Sumut sudah lama terjalin dan sangat akrab serta saling bekerjasama,” katanya.

Terimakasih kepada personil Polisi yang telah membantu pengamanan kelapa sawit USU yang ada di Bekala. 

“Saya mendukung seluruh proses yang dilakukan Kepolisian terkait adanya salah satu dosen yang melakukan ujaran kebencian di media sosial. Dan sebagai dosen HDL akan kami nonaktifkan dari jabatannya, menunggu keputusan pengadilan. USU dalam hal ini mendukung sepenuhnya proses hukum. Saat ini USU secara terus menerus melakukan sosialisasi tentang mencegah dan antisipasi masuknya kelompok-kelompok radikal di kampus USU, dan juga mensosialisasikan antisipasi bahaya berita2 Hoax ujaran kebencian kepada para dosen,” kata Runtung.

Sementara Kapolda Sumut mengatakan, kedatangannya terkait adanya permasalahan hukum dosen USU (HDL), selaku Kepala Arsip USU, yang melakukan ujaran kebencian di media sosial, pada 12-13 Mei 2018, dan adanya pihak yang melapor dan memproses tindak lanjutnya. Yang bersangkutan dikenakan Pasal 28 ayat 2 jo pasal 45A ayat 2 UU RI No 19 th 2016 tentang perubahan atas UU No 11 th 2008 tentang ITE kita harus memahami status hukum, dan yang memutuskan permasalahan ini adalah Hakim.

Terimakasih banyak karena kerjasama ini, dan kiranya kita perlu membuat pertemuan antara Polda Sumut dengan para mahasiswa untuk menyampaikan agar mengerti permasalahan yang ada di Sumut. Saya mohon berhati-hati menggunakan media sosial, karena ada orang yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, kata Kapolda.

Aksi Demo

Pertemuan Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof Runtung Sitepu di Biro Rektor USU, Senin (21/5/18), diwarnai aksi unjukrasa.

Ratusan mahasiswa USU menggelar aksi di depan Biro Rektor, mereka meminta Dosen USU, Himma Dewiyana Lubis yang ditangkap Polda Sumut atas tuduhan ujaran kebencian di Facebook dibebaskan.

Aksi mahasiswa itu mendapat perhatian pegawai dan dosen USU, khsusunya bertugas di Biro Rektor. Meski diguyur hujan, aksi ratusan mahasiswa tidak surut. Bahkan, semangat mereka bertambah. Selain menyampaikan orasi, mahasiswa juga membentangkan spanduk berukuran sedang bertuliskan: “Bebaskan Dosen Kami atau Kapolda Kami Copot”.

Kertas berukuran kecil berisikan kecaman atas penangkapan dosen Himma juga mereka sebarkan di halaman Biro Rektor. Mahasiswa menilai, penangkapan Himma karena membuat status di facebook bahwa bom Surabaya sekenario pengalihan isu sempurna #2019 ganti Presiden#, merupakan bentuk kriminalisasi.

“Penangkapan ini terlalu dipaksakan, ini kriminalisasi, apalagi tidak ada yang melaporkan beliau ke Polda, ini pintar-pintar Polisi saja, ” teriak mahasiswa. Mereka meminta Kapolda segera membebaskan dosen tersebut. Sebab, banyak status di media sosial lebih keji dari itu tidak ditindak.Ditengah unjukrasa dilakukan di depan Biro Rektor itu, Kapolda maupun Rektor USU yang telah dinanti kehadirannya oleh ratusan mahasiswa tidak hadir menemui mahasiswa. Setelah puas menyampaikan orasi, mahasiswa meninggalkan Biro Rektor dengan tertib. *IRN




Share it:

Medan

Pendidikan

Polri

Post A Comment:

0 comments: