Burhanuddin Sitepu: Harga Makanan Di Ramadhan Fair Mahal Lebih Besar Mudharat Dari Manfaat

Share it:
Teks Foto: Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Burhanuddin Sitepu dari Fraksi Partai Demokrat Kota Medan. *hariancentral.com - Ist


Medan - hariancentral.com: Wakil Ketua DPRD Medan Burhanuddin Sitepu menilai bahwa keberadaan Ramadan Fair yang sudah menjadi agenda rutin Pemko Medan disetiap bulan Ramadan itu lebih besar mudharatnya dari manfaatnya.

“Jika dihitung-hitung lebih banyak mudharatnya dari pada manfaatnya. Kenapa? Selain setiap tahunnya menyedot dana APBD miliaran rupiah, harga makanan di Ramadan Fair itu mahal-mahal, tidak harga standar. Padahal stand itu tidak bayar. Coba bayangkan itu. Meski dalam prakteknya kita tidak tahu ya apakah ada transaksional masalah stand, makanya ada angka itu muncul,” kritik politisi Demokrat ini di ruang kerjanya, kemarin.

Yang parahnya lagi, sambung Burhanuddin yang juga menjabat Ketua DPC Demokrat Medan ini, Ramadan Fair ini menjadi ajang pertemuan muda-mudi sampai sahur. “Bayangkan, di sana juga mereka sahur. Habis sahur baru mereka pulang. Jadi betapa banyak ruginya itu. Artinya keberadaan Ramadan Fair ini tidak 100 persen ada manfaat yang dirasakan,” cetusnya. Selasa, (22/5/18).

Burhnuddin berharap agar kedepan kegiatan Ramadhan Fair tersebut dapat di evaluasi kembali, karena, kata Burhanuddin lagi, fungsi sebenarnya dari kegiatan Ramadhan Fair itu adalah murni kegiatan keagamaan dan untuk rakyat, sehingga digelontorkanlah dana dari APBD untuk itu.

"Sebenarnya, jika pemerintah itu ulet, jeli, pintar dan tahu bagaimana cara mengambil uang dari kegiatan ini, itu baru paten,” cetusnya.

Sebanyak Rp7 miliar dana yang digelontorkan oleh Pemko Medan untuk kegiatan Ramadhan Fair untuk Tahun 2018 ini. Dana sebesar itu lebih baik dimanfaatkan untuk menekan harga daging. Walau bagaimana pun, yang muslim pastinya makan daging saat lebaran. Subsidi, sembako, kenapa rupanya. Dan ini akan langsung dapat dirasakan masyarakat,” sarannya.

Jadi jika diurut-urut lebih banyak lagi penempatan anggaran itu lebih berguna kepada masyarakat muslim yang melaksanakan ibadah puasa. “Sekarang, coba bayangkan, kita rasakan masyarakat saat ini sudah sangat susah ekonominya,” ujarnya. *AG

Share it:

Medan

Wakil Rakyat

Post A Comment:

0 comments: