Bantu Warga Kurang Mampu Sambut Puasa dan Lebaran, Walikota Buka 151 Titik Pasar Murah

Share it:


Medan - hariancentral.com : Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pemko Medan menggelar pasar murah di 151 titik yang tersebar di 21 Kecamatan di Kota Medan. Lokasi pasar murah diutamakan di kawasan yang mayoritas penduduknya kelompok prasejahtera dan beragama Islam. Disamping itu lokasi pelaksanaan pasar murah yang berlangsung selama sebulan penuh itu jauh dari pasar tradisionil.

Senin (14/5/18), Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi membuka pasar murah secara simbolis yang dipusatkan di Lapangan Bola Sejati Jalan Karya Jaya, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor. Dipastikan, harga bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah dipastikan jauh lebih murah dari harga pasaran, sebab Pemko Medan mengalokasikan subsidi atas barang kebutuhan pokok sebesar Rp5 miliar.

Pasar murah yang dibuka secara resmi oleh Walikota merupakan edisi yang ke-12. Itu sebabnya Walikota berharap pelaksanaan pasar murah tahun ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan demikian kehadiran pasar murah dapat membantu warga kurang mampu dapat membeli untuk memenuhi kebutuhannya, terutama dalam menghadapi bulan puasa dan hari Raya Idul Fitri 1439 H.

“Insha Allah dengan kehadiran pasar murah ini, saudara-saudara kita yang kurang mampu dapat memenuhi kebutuhannya sehingga mereka dapat lebih tenang dan khusuk dalam menjalani ibadah puasa,” kata Walikota.

Atas dasar itulah, Walikota mengajak masyarakat, terutama warga kurang mampu agar memanfaatkan pasar murah dengan sebaik-baiknya. Selain harganya relatif jauh lebih murah, seluruh bahan pokok yang dijualpun berkualitas dan layak konsumsi. “Jadi manfaatkanlah kehadiran pasar murah ini dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Kepada Camat, Lurah dan seluruh panitia yang terlibat dalam pasar murah, Walikota menegaskan agar berperan aktif mengawasi dan mensukseskan pelaksanaan pasar murah tersebut. “Lakukan pengawasan dengan sebaik-baiknya, ingat, tujuan pelaksanaan pasar murah untuk meringankan beban warga kurang mampu dalam menyambut puasa dan lebaran dapat tercapai dan tepat sasaran. Disamping itu yang lebih penting lagi, pastikan bahan kebutuhan pokok yang dijual berkualitas dan layak konsumsi!’ tegasnya.

Kemudian Walikota menghimbau dan mengingatkan masyarakat untuk tidak membeli bahan kebutuhan pokok di pasar murah secara berlebihan. Sebab, berdasarkan hasil laporan Satgas Pangan yang telah diturunkan Pemko Medan, stok bahan kebutuhan pokok yang ada di Kota Medan masih tergolong aman hingga tiga bulan mendatang.

Usai membuka pasar murah, Walikota didampingi usnur Forkopimda kota Medan diantaranya Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, Wakil Ketua DPRD Medan H Iswanda Nanda Ramli, Kasdim 0201/BS Letkol Inf I Bagus Putu Wijangsa serta Kapolresta Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis, Pimpinan PT Bank Sumut Koordinator Cabang Medan Syafrizal Syah, Camat dan Lurah serta pengurus TP PKK selanjutnya menurunkan harga bahan kebutuhan pokok yang dijual.

Adapun harga jualan bahan kebutuhan pokok yang di jual di pasar tradisioinil diantaranya beras kualitas premium dijual Rp8.180/kg, harga di pasaran Rp12.000/kg. Gula pasir Rp9.950/kg, pasaran Rp12.000/kg; tepung terigu Rp6.180/kg, pasaran Rp8.000/kg; telur Rp925/butir, pasaran Rp1.300/butir; kacang tanah kupas Rp20.800/kg, pasaran Rp24.000/kg; blue band 200 gram Rp5.500/cahet, pasaran Rp7.000/sachet; minyak goreng sania 1 liter Rp11.500/pcs, pasaran Rp13.500/pcs serta minyak goreng fortune 1 lter Rp11.000/pc, pasaran Rp13.000/pcs.

Lalu minyak goreng madina 1 liter Rp10.750/pcs, pasaran Rp12.750/pcs, minyak goreng palmanco Rp9.500/pcs, pasaran Rp12.000/pcs. Kemudian sirup kurnia Rp15.340/botol, pasaran Rp17.400/botol; pohon pinang super Rp18.000/botol, pasaran Rp19.000/botol; sarang tawon super qulity Rp18.000/botol, pasaran Rp19.000/botol dan pp sirup syukur rasberry Rp13.500/botol, pasaran Rp15.000/botol.

Sebelum dibuka Walikota, Kadis Perdangangan Kota Medan S Armansyah Lubis selaku penyelenggara pasar murah dalam laporannya mengatakan, latar belakang digelarnyan pasar murah untuk membantuk masyarakat, terutama kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan pokok dalam menyambut puasa dan lebaran.

Selain itu ungkap Armansyah, sebagai antisipasi gejolak harga sekaligus menekan laju inflasi mengingat harga bahan kebutuhan pokok jelang hari besar keagamaan seperti puasa dan lebaran cenderung merangkak naik. “Sedangkan tujuan pasar murah kita gelar untuk memabntu masyarakat kurang mampu dapat membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga murah dan layak konsumsi,” jelas Armansyah.

Pelaksanaan murah, kata Armansyah, berlangsung mulai selama 30 hari dengan menjual 8 jenis produk seperti beras kualitas medium, gula pasir, tepung terigu, telur, mentega, kacang tanah, minyak goreng dan sirup. “Semoga kehadiran pasar murah dapat membantu warga kurang mampu memnuhi kebutuhan pokoknya,” harap Armansyah. *AG


Share it:

Ekonomi

Medan

Pemko Medan

Post A Comment:

0 comments: