Kasus Miras Maut, Polisi Gerebek Tiga Penjual Miras

Share it:

Teks Foto : Miras oplosan. *Maxci Bangun

JAKARTA-hariancentral.com : Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengungkap kasus miras maut yang menewaskan belasan orang di Jakarta Timur.

Pengungkapan tersebut setelah Polisi menggerebek tiga lokasi industri rumahan yang terindikasi sebagai tempat pembuatan miras oplosan tersebut.

Dari hasil penggerebekan tersebut Polisi berhasil menyita sebanyak 123 miras terbungkus plastik yang siap edar, termasuk beberapa galon berisi miras juga disita sebagai barang bukti.

Kapolres Metro Jakarta Timur Komisaris Besar Tony Surya Putra mengatakan, miras oplosan yang menyebabkan orang tewas tersebut dicampur dengan berbagai minuman suplemen.

"Miras jenis gingeng (GG) ini bahan oplosannya adalah alkohol murni 90 persen kemudian dicampur dengan sirup, minuman soft drink, dan minuman suplemen. Semuanya diaduk dan dicampur jadilah minuman oplosan ini," kata Tony di Mapolres Metro Jakarta Timur, Kamis (5/5/18).

Tony mengatakan, pelaku menjual miras GG tersebut dengan harga yang berfariasi mulai Rp15.000 hingga Rp25.000.

Menurut Tony, dari pengrebekan tersebut Polisi menahan tiga tersangka, dan satu tersangka masih dalam pengejaran petugas.

Tiga tersangka tersebut adalah BOT (28), DW (23), dan ZL (42), sementara yang masih dikejar berinisial UR. Mereka bertiga ditangkap setelah Polisi melakukan penggerebekan di lokasi yang terindikasi sebagai industri rumahan pembuat miras oplosan, Selasa (4/4/18) yang lalu. *MB

Share it:

Jakarta

RAGAM

Post A Comment:

0 comments: