KPU Nyatakan SKPI JR Saragih Sah

Share it:



Medan-hariancentral.com : Permasalahan ijazah JR Saragih semakin ‘memanas’ saja. Pasangan Calon (Paslon) atau kandidat cagub/cawagubsu yang sudah ditetapkan oleh KPU Sumut, nampaknya bisa berubah.

Dari 2 paslon yang sudah diputuskan oleh KPU Sumut bisa bertambah, yakni pasangan nomor urut 1 Edy Rahmayadi-Musa RajekhShah (ERAMAS) dan nomor urut 2, Djarot Saipul Hidayat-Sihar Sitorus.

Tampaknya, paslon JR Saragih-Ance Selian yang sebelumnya diputuskan KPU Sumut tidak memenuhi syarat (TMS), mulai menemui ‘titik terang’ untuk mengikuti Pilgubsu 2018 yang akan digelar tanggal 27 Juni 2018.

Hal tersebut terungkap dalam penjelasan Komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain kepada wartawan dalam konferensi pers, di Kantor KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa (13/3/18).

Iskandar Zulkarnain menjelaskan, pihaknya bersama Bawaslu, penghubung/perwakilan JR Saragih-Ance Selian, telah berangkat ke Suku Dinas Pendidikan DKI Jakarta, pada Selasa (13/3/18), guna melegalisir Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI). Sebab ijazah asli milik JR Saragih telah hilang.

“Syaratnya, diterbitkan SKPI itu harus dibuktikan dengan Surat keterangan dari kepolisian dan kesaksian dari minimal dua orang yang membenarkan bahwa si pemilik ijazah yang hilang (JR Saragih-red) itu, benar tamat dari sekolah SMA Iklas Prasasti di Jakarta,” ujar Iskandar Zulkarnain.

Dia mengungkapkan, hal tersebut sudah sesuai dengan Permendiknas No 29 tahun 2014, bahwa ijazah yang hilang dapat diganti dengan Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI).

Sidang Putusan PT-TUN

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan siap menerima apapun amar putusan dari Pengadilan Tinggi-Tata Usaha Negara (PT-TUN) terkait gugatan JR Saragih terhadap lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

Gugatan itu tentang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) nya paslon JR Saragih- Ance Selian, disebabkan KPU menilai legalisir ijazah SMA JR Saragih.

“Benar tadi, kami (KPU) sudah menerima berkas legalisir SKPI JR Saragih yang telah dilegalisir oleh Suku Dinas Pendidikan DKI Jakarta,” kata Iskandar.

Dia juga menyebutkan, pihaknya siap menerima putusan PT-TUN pasca disah/dilegalisir Surat Keterangan Pengganti Ijazah (SKPI).

Ketika disinggung bilamana putusan Bawaslu dan PT-TUN menerima gugatan JR Saragih, namun KPU Sumut tetap bersikukuh men-TMS kan paslon JR Saragih-Ance Selian, JR Saragih akan melanjutkan proses gugatanya itu ke jalur hukum yang lebih tinggi (MA), Iskandar menegaskan, pihaknya tidak merasa hal tersebut merupakan suatu ancaman bagi KPU.

“Kita menunggu dalam tiga hari ke depan ini dibacakan putusan dari PT-TUN, dan kami tidak merasa hal itu sebagai ancaman bagi KPU. *PUL
Share it:

KPU

Medan

Pilkada

Post A Comment:

0 comments: