Perlu Regulasi Khusus Menata PKL di Medan

Share it:


Medan - hariancentral.com : Setelah sebelumnya mengupas soal kondisi pasar tradisional, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan juga atensi terhadap penataan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Hal ini mengingat geliat penggusuran dan penertiban PKL yang belakangan intens dilakukan Pemko melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Melalui agenda rutin bertajuk 'Hari Aspirasi FPKS DPRD Medan', dilangsungkan pembahasan soal nasib PKL yang terkena penggusuran dengan menghadirkan narasumber kompeten dibidangnya.

"Tak bisa dipungkiri, kalau belakangan inikan Satpol PP gencar menggusur PKL. Kita prihatin upaya penggusuran tidak menjadi solusi yang baik terutama bagi pedagang," kata Bendahara FPKS DPRD Medan, Rajuddin Sagala kepada wartawan, Rabu (21/2/18).

Rajuddin bilang, perlu ada regulasi khusus untuk menata PKL di Kota Medan. Apalagi keberadaan mereka sebenarnya bisa menjadi potensi pendapatan bagi Kota Medan.

"Kalau kita mau jujur, jika PKL ini mampu kita kelola secara profesional, disamping bakal mendatangkan pendapatan juga bisa menjadi ikon," terangnya.

Ketua Komisi B DPRD Medan ini menambahkan, upaya penertiban PKL akan terasa sia-sia alias mubazir dari sisi anggaran. Karena tetap saja setelah ditertibkan, pedagang kembali menggelar lapak di tempat yang sama atau pindah mencari tempat lain yang lebih aman.

"Sehingga tidak menghadirkan solusi sama sekali. Maunya setelah mereka digusur, apa solusi dari Pemko. Apakah mereka dipindahkan ke tempat lebih laik, dibantu dari sisi permodalan usaha dan lain sebagainya. Tentunya banyak cara dan pilihan selain penggusuran," pungkasnya.

Diketahui, Pemko Medan melalui Satpol PP dan jajaran Kecamatan belakangan ini intens melakukan penertiban terhadap PKL. Terkini, PKL di belakang Pengadilan Negeri Medan 'disapu bersih' instansi tunggal penegak peraturan daerah itu.

Sebelumnya, jajaran Kecamatan Medan Kota dibantu personil Satpol PP juga melakukan hal serupa. Lokasi penertiban dilakukan di seputaran Taman Teladan, dimana kondisi PKL di sana sudah begitu mengganggu kenyamanan masyarakat. *AG
Share it:

Medan

Wakil Rakyat

Post A Comment:

0 comments: