Pembobol Toko XTra Celuler Diciduk, Seorang Ditembak

Share it:

Teks Foto : Kasubag Humas AKP MT Sagala bersama petugas mengapit dua pelaku pembobolan toko handphone.*hariancentral.com - Ist

Tebingtingggi - hariancentral.com : Dua pelaku pembobolan sebuah toko handphone XTra Celuler di Jalan KF Tandean Kel. Bandar Utama, Kec Tebingtinggi Kota berhasil ditangkap petugas pada lokasi dan waktu berbeda. Dalam proses penangkapan tersebut, salah seorang pelaku ditembak kaki kirinya karena melawan Polisi saat ditangkap, sementara pelaku Mail ditangkap saat sedang memakai sabu.

Kasubag Humas AKP MT Sagala kepada wartawan, Selasa (20/2/18), di Mapolres Tebingtinggi membenarkan penangkapan kedua pelaku pencurian toko phonsel. Kedua pelaku ditangkap Polisi, karena terlibat pencurian toko XTra Celuler milik Hendrik pada hari Sabtu (17/2) dini hari lalu, setelah melakukan lidik TKP dan berdasarkan bukti-bukti dan hasil rekaman CCTV yang terpasang di toko hp tersebut, Polisi pun segera melakukan penyelidikan.

Polisi berhasil menangkap salah seorang pelaku, Said Ismail alias Mail (35) warga Jalan KF Tandean Kel.Bandar Sakti, Kec Bajenis Kota Tebingtinggi di sebuah tempat hiburan Cafe 88 di Jalan Gatot Subroto Kota Tebingtinggi.

“Pada saat ditangkap, dari tangan Mail berhasil ditemukan sabu seberat 0.04 gram. Kemudian pelaku dibawa ke Sat Narkoba Polres Tebingtinggi, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dan dari hasil tes urine, pelaku juga positif memakai narkotika.” terang Sagala.

Kemudian, berdasarkan hasil rekaman CCTV yang terpasang di toko XTra Celuler tersebut, terlihat ciri-ciri mirip pelaku. Selanjutnya, Polisi pun kembali melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Dan dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui dirinya ada melakukan pencurian di toko XTra Celuler bersama rekannya, Dedi Rinanda alias Dedi (24), warga Jalan Pala Kel Bandar Utama, Kec Tebingtinggi Kota, dan J (DPO), tetangga Dedi.

Berbekal keterangan dari Mail, Polisi pun selanjutnya bergerak menuju ke rumah Dedi. Dan pada saat akan dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dan mencoba kabur dari sergapan Polisi. Setelah melepaskan tembakan peringatan sebanyak 3 kali, pelaku yang tetap melawan dan berusaha kabur terpaksa ditembak kaki kirinya.

Sementara saat Polisi menuju ke rumah J, pelaku tidak berada di rumahnya. “Dari tangan kedua pelaku, Polisi berhasil mengamankan 33 unit handphone dari bermacam jenis, sementara sisanya telah dibagi kepada J,” terang Sagala.

Kepada Polisi, keduanya mengaku sebelum mereka masuk ke dalam toko handphone, mereka terlebih dahulu memecahkan kaca di salah satu lobang angin dan menutup wajah dengan baju kaos dan helm, lalu menguras semua hp yang dipajang di etalase toko hp tersebut, jelas Sagala. *KIM

Share it:

daerah

Kriminal

Post A Comment:

0 comments: