Janda 2 Anak Ketangkap Edarkan Sabu - HarianCentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Wednesday, 14 February 2018

Janda 2 Anak Ketangkap Edarkan Sabu

Teks Foto : Tersangka saat menuju tahanan Polres Tebingtinggi. *hariancentral.com - Omrin
 
Tebingtinggi - hariancentral.com : Sat Narkoba Polres Tebingtinggi, menangkap terduga pengedar sabu seorang janda yang mempunyai dua anak, di kawasan Jalan Yos Sudarso, kemarin (9/2) malam. Adalah Sri Suwarni alias Warni (29).

Informasi di Mapolres, menerima informasi dari masyarakat bahwa di kawasan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, kota Tebingtinggi tepatnya di Simpang Beo terlihat seorang wanita yang mengundang kecurigaan masyarakat sedang berdiri di pinggir jalan diduga sebagai pengedar sabu.

Kemudian personil Sat Narkoba Polres Tebingtinggi langsung menuju lokasi dan melihat gerak gerik yang mencurigakan dari seorang wanita. Tepat pukul 22.10 WIB, petugas menanyakan identitas terduga, namun tiba-tiba terduga membuang sesuatu plastik berwarna putih transparan ke tanah.

Seorang personel melihat terduga membuang plastik tersebut. Oleh petugas, terduga disuruh mengambil plastik itu yang berisi narkotika jenis sabu. Terduga pun digelandang ke Mapolres Tebingtinggi dengan barang bukti 1 bungkus plastik transparan berisi sabu, 1 mancis warna hijau dan 1 unit HP. 

"Aku membeli dari Noval, warga Simpang Medan, Kota Tebingtinggi. Setelah menerima barang dari Noval, aku  berjalan kaki menuju rumah ku di Jalan Bukit Bindar, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi," kata janda beranak dua ini. 

Dijelaskannya, tepat di Simpang Perumahan BP7, tiba-tiba Polisi menghadang pelaku dan menanyakan identitasnya. "Karena merasa ketakutan memiliki sabu, akhirnya sabu tersebut kubuang ke tanah," beber Warni. 

“Aku memakai sabu sudah 2 tahun lalu setelah bercerai dengan suamiku. Uang untuk membeli sabu kuperoleh dari orangtuaku yang membuka bengkel las di Kisaran. Aku bekerja di bengkel ayah dan 1 kali seminggu pulang ke rumah ku di Tebingtinggi. Setiap tiba di Tebingtinggi, aku turun dan menemui Noval untuk membeli sabu dengan harga Rp80 ribu per paket," terang Warni.

Kapolres Tebingtinggi melalui Kasubag Humas, AKP MT Sagala membenarkan penangkapan tersangka. "Akibat perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman di atas empat tahun penjara," kata MT Sagala. *OMR



No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here