DPRD Medan Rekomendasikan Penutupan CV GCP

Share it:
Teks Foto : Ketua Komisi C DPRD Kota Medan Hendra DS didampingi Hendrik Halomoan Sitompul MM, Camat Medan Area Ali Sipahutar, Lurah Sei Rengas Permata Saftina, Perwakilan Pegawai Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Atap Tri Harjo Waryono dan saat menerima pengaduan warga Jalan Nilam Medan. *hariancentral.com - Ist
Medan-Hariancentral.com : Ketua Komisi C DPRD Kota Medan Hendra DS didampingi anggota Komisi C DPRD Kota Medan Hendrik Halomoan Sitompul MM sepakat untuk memberikan rekomendasi penertiban perusahaan CV Garuda Cipta Plastindo (GCP) yang bergerak dibidang pencetakan plastik, di Jalan Nilam, Kelurahan Sei Rengas Permata, Kecamatan Medan Area, karena sudah 2 tahun tidak memiliki izin usaha.

Hal ini dikatakannya didepan perwakilan Jalan Nilam berjumlah delapan orang yang diundang hadir untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pengaduan permasalahan warga Jalan Nilam dengan pemilik perusahaan pencetak plastik.

“Kami telah menerima laporan dari warga Jalan Nilam, ada sebuah perusahaan bernama CV Garuda Cipta Plastindo memproduksi plastik di lokasi pemukiman warga. Dan disini kami mendapatkan data bahwa ternyata sejak Tahun 2016, izinnya sudah tidak diperpanjang lagi, namun, laporan warga, perusahaan pencetak plastik terserbut masih tetap menjalankan usahanya, secara diam-diam,” ucap Hendra.

Menurut Hendra, perusahaan yang memakai fasilitas mesin yang besar sesuai aturan tidak bisa berada di tengah pemukiman warga, sehingga, masyarakat sekitar komplain, apalagi izin usahanya juga ternyata sudah lama habis dan tidak diperpanjang.

“Kita akan rekomendasikan ke Walikota Medan c/q Satpol PP bagian penertiban untuk melakukan pemenertiban perusahaan CV Garuda Cipta Plastindo. Agar semua jelas dan masyarakat dapat solusi terkait permasalahan yang sedang mereka hadapi,” terang Politisi Partai Hanura Kota Medan tersebut.

Sementara itu, Hendrik Halomoan Sitompul mengingatkan kepada Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan khususnya di Kecamatan Medan Area, agar lebih peka dan peduli terhadap warga masyarakatnya.

Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan(Kepling) adalah bagian terdepan dari pemerintahan, sehingga harus mengetahui penduduk yang tinggal menetap, menumpang atau yang sedang membuka usaha.

Lanjut politisi dari Partai Demokrat Kota Medan ini, bahwa dia ada mendapat laporan dari warga adanya gambar salah satu Paslon Gubernur Sumut yang dipasangkan oleh orang tertentu di perusahaan yang sedang bermasalah dengan warga, sehingga ini akan memunculkan kesan negatif masyarakat terhadap paslon tersebut.

Sementara itu, perwakilan warga Jalan Nilam, Hasan menjelaskan, bahwa sampai saat ini perusahaan CV Garuda Cipta Plastindo masih melakukan kegiatan usaha, meskipun sesekali, dan terkesan sembunyi-sembunyi. “Kalau tidak bermasalah manalah mungkin izinnya tidak diperpanjang lagi, karena sepengetahuan kami, izin pertama yang dikeluarkan juga diduga telah melakukan manipulasi tanda tangan warga yang bukan tinggal di Jalan Nilam,” ucap Hasan.

Lurah Sei Rengas Permata, Saftina Rumondang pada kesempatan itu menjelaskan bahwa dia hanya mengetahui jika izin usaha CV Garuda Cipta Plastindo sudah keluar.

Pihak Dinas Penanaman Modal dan Perijinan satu atap, Tri Harjo Waryono saat diminta Ketua Komisi C tentang izin CV Garuda Cipta Plastindo menerangkan bahwa benar izin perusahaan pencetak plastik yang terletak di Jalan Nilam Kelurahan Sei Rengas Permata sudah tidak ada atau diperpanjang lagi sejak Tahun 2016 sampai saat ini.

Mendengar penjelasan dari pihak Penanaman Modal dan Perizinan Satu Atap Pemko Medan tersebut, Ketua Komisi C Hendra DS menginstruksikan untuk membuat rekomendasi ke pada Walikota Medan yang nantinya akan diteruskan ke Satpol PP Kota Medan untuk segera melakukan penertiban terhadap perusahaan pencetak plastik tersebut.

Hadir juga pada Rapat Dengar Pendapat,(RDP) tersebut, Camat Medan Area Ali Sipahutar, staf Komisi C DPRD Kota Medan. *AG



Share it:

Medan

Wakil Rakyat

Post A Comment:

0 comments: