Diduga Keterbelakangan Mental, Dinsos Medan Tahan PS Akhirnya Dilepas

Share it:
MEDAN.Hariancentral
Setelah empat hari menginap di Kantor Dinas Sosial Kota Medan Jalan Pinang Baris, PS (52) diduga memiliki keterbelangan mental. Penduduk Binjai kilometer 12,5 Jalan Gagak Desa Muliarejo Kabupaten Deliserdang akhirnya dilepas. Penyerahan korban kepada pihak keluarga secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Dinas Sosial Kota Medan Fahruddin dan diterima adiknya Timbul Silaban Jumat (23/2/2018).


"Kami bersyukur dengan dibebaskannya abang kami (PS)," ujar Friska didampingi H Simanjutak kepada wartawan usai penyerahan abangnya tersebut.

Namun, sebelum dibebaskan, Pihak Dinas Sosial meminta keluarga korban untuk membuat perjanjian diatas materai yang isinya meminta abangnya tidak lagi mengamen di kawasan tersebut. "Kami akan tegas dan mengamankan pelaku jika terjaring kembali,' kata Friska mengulangi pembicaraannya dengan Sekretaris Dinas Sosial Medan.

Sebelumnya abang korban Timbul Silaban mengungkapkan, bahwa abangnya PS terjaring razia yang dilakukan Dinas Sosial medan pada hari Selasa (20/2) malam di SPBU dekat terminal Pinang Baris.

Berita tentang penangkapan abangnya yang mengalami keterbelakangan mental sebelumnya di ketahui oleh seorang tukang becak yang sering mangkal. tiba berapa lama kemudian timbul selanjutnya menuju kelokasi penjaringan tersebut. apes abangnya tidak ditemukan ditempat itu.

Tidak putus asa, selanjutnya keluarga korban melanjutkan pencarian ke kantor dinas sosial, namun sayang kedatangan mereka kesana ditolak oleh salah seorang staf yang mengatakan kantor telah tutup dan mengarahkan keluarga korban mendatangi kantor polsek sunggal. "Sesampainya di polsek sunggal kami disuruh pula mencari ke RS Jiwa. namun di RS Jiwa juga tidak kami temukan "ujar Timbul kesal.

Diceritakan Timbul, bahwa abangnya telah lama mengalami keterbelakangan mental, namun begitu keluarga kami terus berusaha untuk mengobatinya dan telah banyak mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.(red)


Share it:

kesehatan

Post A Comment:

0 comments: