DPRD Medan Dorong PD Pasar Merelokasi Pedagang Pasar Timah

Share it:

Medan-hariancentral.com : Paska ditolaknya tuntutan pedagang Pasar Timah oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Medan.

Komisi C DPRD Medan mendorong Pemko Medan melalui PD Pasar, agar segera melaksanakan tugas merelokasi para pedagang Pasar Timah ke lokasi penampungan sementara yang tidak jauh dari lokasi pasar yang terletak di Jalan Timah, Kecamatan Medan Area.

Dorongan ini disampaikan atas pertimbangan lokasi penampungan sementara yang diperuntukan bagi para pedagang dinilai layak karena lantainya sudah dicor.

“Komisi C sudah meninjau tempat penampungan sementara pedagang di Pasar Timah. Berdasarkan pengamatan kami tempat penampungan tersebut sudah layak karena sudah dicor lantainya.

Selain itu, lokasi penammpungan sementara itu juga hanya bersebelahan dengan tempat pedagang yang sekarang,” jelas anggota Komisi C Zulkifli Lubis didampingi Wakil Ketua Komisi C Mulia Asri Rambe (Bayek) (F-Golkar) dan Kuat Surbakti (FPAN) usai sidak ke Pasar Timah, baru-baru ini.

Kita, lanjut politisi PPP ini, sudah lihat sendiri disana, sudah tidak ada halangan-halangan apapun untuk membangunnya, karena IMBnya pun sudah ada. "Dan sudah diproses begitu lama, sudah 3 tahunan lebih, kita minta segera diselesaikan dan Pemko juga segera melaksanakan relokasi pedagang agar pembangunan pasar segera dimulai,” tegasnya.

Hal-hal yang kira-kira menyangkut pemindahan pedagang ini, lanjutnya, harus dikoordinasikan antara PD Pasar dan Satpol PP dan jangan sampai terjadi benturan di lapangan. Pindahkanlah para pedagang itu dengan baik, kemudian mulailah pembangunan pasar tersebut,” cetusnya kemudian menambahkan bahwa anggota legeslatif tersebut sudah pula mempertanyakan kepada investor rentang waktu pembangunan pasar tersebut.

“Kami sudah tanyakan pihak investor, pembangunannya menelan waktu delapan hingga 10 bulan. Semoga ini bisa segera terlaksana dan jangan terlalu lama selesai pembangunannya. Jika terlalu lama, kasihan juga para pedagangnya,” ujarnya.

Jadi, para pedagang harus bersabar menunggu hingga 10 bulan. Setelah 10 bulan nantinya, barulah pedagang dipindahkan kembali ke lokasi yang dibangun tadi. Dengan perjanjian masalah harga kios itu sesuai SK

Pemko yang untuk pedagang yang ada sekarang, yang datanya sudah dikantongi PD Pasar.
“Pedagang yang ada disana sebanyak 350 orang. Jika masalah lantai bawah memang diperuntukan bagi pedagang yang ada sekarang. Namun untuk lantai II dan III nanti akan dikelola pihak investor tapi harganya tetap mengacu kepada mekanisme dari PD Pasar,” tuturnya.

Wakil Ketua Komisi C Mulai Asri Rambe mengingatkan kepada para pedagang Pasar Timah agar jangan sampai termakan isu yang macam-macam dari luar. Harga hak guna pakai kios tersebut sudah dikompromikan dan sudah dipatokan oleh Pemko.

“Jadi tidak ada dari pihak investor yang menentukan harga untuk pedagang yang sekarang yang berdagang di lantai bawah. Itu sudah ditentukan oleh Pemko Medan, ada SKnya. Kalau tidak salah permeter sekira Rp4 jutaan,” pungkasnya. *AG

Share it:

Medan

Wakil Rakyat

Post A Comment:

0 comments: