Poldasu Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Sita 38 Kg Sabu dan Tangkap 2 Oknum Polri

Share it:
TEKS FOTO: Kapoldasu Irjend Pol Paulus Waterpauw ungkap sindikat jaringan narkoba internasional Malaysia-Indonesia dalam paparannya di depan gedung Ditresnarkoba, Rabu (6/12. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Subdit II/Ditresnarkoba Poldasu berhasil mengungkap sindikat jaringan narkoba internasional Malaysia-Indonesia. Dalam pengungkapan ini, Polisi menyita 38 kg sabu dan berhasil menangkap dua anggota Polri berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) Basar Siregar (44) dan Bripda Yogi Maulana Sitompul (22). AKP Basar Siregar diketahui menjabat sebagai Kapolsek Lolowau pada Polres Nisel. Sedangkan Bripda Yogi Maulana Sitompul diketahui bertugas sebagai BA di Polres Tanjungbalai.

Dalam paparannya di depan gedung Ditresnarkoba, Rabu (6/12) siang, Kapoldasu Irjend Pol Paulus Waterpauw kepada wartawan mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi tentang jaringan sindikat internasional yang akan mengedarkan sabu di wilayah hukum Poldasu. Petugas kemudian melakukan penyelidikan secara intensif terhadap informasi tersebut selama lebih kurang 3 pekan.

"Penangkapan pertama pada Sabtu (25/11), Kasubdit II Ditresnarkoba Poldasu beserta anggota menangkap Mudawali (31) warga Jalan Marindal I Gang Madrasah Desa Marindal I Kecamatan Patumbak di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh di Desa Batu Lenggang Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat, Sumut tepatnya di depan warung internet (warnet). Dari warnet itu, petugas mengamankan barang bukti enam bungkus plastik warna hijau bertuliskan Guan Yin Wang diduga sabu dengan berat masing-masing seberat 1 kg," sebut Kapoldasu

Dikatakan Kapoldasu, total narkoba ini dari lima kali pengungkapan jaringan narkoba yang diungkap Ditres Narkoba Polda Sumut. Setelah diintrogasi, lanjut Kapoldasu, dilakukan pengembangan tentang adanya tempat penyimpanan sabu yang berada di Medan.

"Berdasarkan informasi tersebut, kemudian petugas melakukan penangkapan kedua pada Selasa (28/11) dan berhasil menangkap tersangka Paujari (45) warga Jalan Pasar I Kecamatan Medan Marelan Medan. Dari sini, petugas menyita barang bukti 6 kotak sabu dengan berat total keseluruhan seberat 6 kg," terang Kapoldasu.

Setelah di introgasi dan dilakukan pengembangan ke Desa Sampali, tersangka Paujari mencoba melarikan diri. Ptugas kemudian melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki sebelah kanan tersangka yang kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk diobati. Selanjutnya diamankan di Ditresnarkoba Poldasu.

Hasil dari introgasi terhadap kedua tersangka bahwa akan adanya pengiriman sabu dari Tanjungbalai menuju Medan pada Minggu (3/12). "Didapat informasi jaringan tersebut akan menjemput sabu di daerah Jalan Turi Medan.

Selanjutnya, petugas membuntuti pelaku yang menjemput sabu di daerah Jalan Turi Medan dengan mengendarai mobil. Petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku sampai di Jalan Gaperta Ujung Helvetia Medan. Disini, pelaku berhasil diberhentikan dan ditangkap. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan tas berisi sabu sebanyak 15 bungkus yang dikemas dengan bungkus teh dengan total keseluruhan seberat 15 kg," jelas Kapoldasu.

Dari lokasi itu, petugas menangkap enam pelaku, yakni Conari P Sitorus alias Aguan, Gema Sitorus, M Diani Sitorus, Riawan dan dua anggota Polri AKP Basar Siregar dan Bripda M Yogi Maulana Sitompul.

"Setelah para pelaku diintrogasi petugas melakukan pengembangan dan berhasil membekuk dua orang kurir, Arif yang memesan sabu seberat 2 kg dan Jonny yang memesan sabu sebanyak 3 kg," beber Kapoldasu.

Setelah dilakukan introgasi sabu seberat 3 kg dibawa ke daerah Helvetia Medan dan dilakukan pengembangan dengan membawa tersangka Mhd Dani Sitorus alias Dani alias Koro yang mengetahui lokasi 3 kg sabu yang diselundupkan. Saat turun dari mobil, Dani berupaya melawan petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak tersangka hingga meninggal dunia.

Senin (4/12) dilakukan penangkapan keempat yang dipimpin Kasubdit II Ditresnarkoba ke Titi Baru Desa Bakung Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Petugas menangkapan tiga pelaku, yakni M Aman Sapuan, Ahmad Zulvi dan Alfa Chandra dengan barang bukti 1 kg sabu. Saat dilakukan pengembangan, M Aman Sapuan berupaya melarikan diri sehingga petugas menembak kaki tersangka.

Penangkapan kelima pada Selasa (5/121) malam di Jalan Putri Hijau Medan tepatnya di depan Merdeka Walk. Petugas menangkap Suryono dan disita barang bukti 10 kg sabu dan 1 unit Avanza warna hitam BK 1674 KD. Sewaktu diintrogasi tersangka Suryono berupaya melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan dengan menembak kaki tersangka.

"Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsidair Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau pidana mati," pungkas Kapoldasu. *DED
Share it:

Hukum

Medan

Narkoba

Post A Comment:

0 comments: