Dandim 0824 Dukung Bulog Sub Divre Wil XI Jember Gelar Operasi Pasar

Share it:



JEMBER-hariancentral.com: Mendekati momentum hari raya dan hari besar tertentu kondisi pasar terhadap harga sembilan bahan pokok (Sembako) utamanya selalu mengalami perubahan yang fluktuatif, hal tersebut dikarenakan kebutuhan konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat, seperti saat-saat sekarang ini menghadapi mementum perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Menurut salah satu pedagang pasar Tanjung Jember Yudi (30) menyatakan, bahwa harga beras premium yang biasanya Rp11.500,- saat ini sudah mulai naik menjadi Rp12.000,- mengalami kenaikan namun tidak seberapa, untuk minyak goreng, gula dan lain-lain masih tetap setabil.

Lain halnya untuk komoditas daging per kilogram masih relatif stabil harganya yaitu Rp110.000/Kg sedangka harga cabe sret mengalami kenaikan yang semula Rp12.000/Kg saat ini sudah mencapai Rp16.000,- kemudian telur ayam semula Rp22.000/Kg saat ini naik menjadi Rp24.000/Kg hal inilah yang patut diwaspadai bersama.

Operasi pasar merupakan salah satu langkah antisipasif dalam menjaga stabilitas harga pasar, khususnya mengahadapi Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 seperti yang disampaikan oleh Wakil Kepala Bulog Sub Divre Wil XI Jember Dwiana Puspitasari saat diwawancarai awak media pada Sidak Pasar,  Jumat (15/12/2017) Pukul 09.00 WIB yang menyatakan bahwa sejak kemarin Kamis (14/12/2017) Bulog Sub Divre Wil XI Jember sudah melaksanakan operasi pasar.

"Harga operasi pasar untuk beras jenis medium/Kg Rp8.100 -, gula/Kg sebesar Rp11.000,-, minyak goreng/Kg Rp11.000,- masing-masing per kilogram, dan operasi pasar ini akan dilakukan hingga 10 hari ke depan, dibeberapa pasar di Kabupaten Jember," kata Dwiana Puspitasari.

Sementara untuk persediaan stock beras terutama Bulog Jember masih tersedia banyak yaitu 42 Ribu Ton lebih yang diperkirakan mencukupi untuk konsumsi masyarakat Jember 16 bulan kedepan, jadi jangan khawatir untuk setock kita sangat aman, tegas Dwiana Puspitasari.

Kapolres Jember dalam waktu bersamaan yang melaksanakan sidak ke beberapa pasar bersama Kepala Dinas Perdagangan Anas Makruf, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bulog Sub Divre Wil XI Jember dan lintas sektoral terkait menyampaikan, bahwa untuk kondisi pasar hingga saat ini masih relatif stabil, aman dan belum ada hal-hal yang menonjol baik daging maupun komoditi lain kondisi aman untuk dikonsumsi.

Bu Surati (53) salah satu pembeli di Operasi Pasar Bulog Sub Divre Wil XI Jember yang dilakukan di Pasar Tanjung menyatakan senang sekali dengan adanya operasi pasar ini karena harganya relatif lebih murah. 

"Menurut Bu Surati harga beras, gula dan minyak goreng selisih harga lebih murah di operasi pasar ini, minyak goreng di sini cuma Rp11.000 dipasaran Rp12.000-12.500,- kemudian gula pasir kalau disini Rp11.000,- dipasaran Rp12.000,- jadi saya sangat mendukung sekali diadakannya operasi pasar ini," ungkap Bu Sarti. 

Menyikapi kegiatan tersebut Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf Rudianto saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa kondisi pasar tersebut memang harus selalu dimonitor oleh berbagai pihak, sehingga tidak ada upaya dari pihak tertentu untuk memanfaatkan memonetum seperti ini untuk mencari keuntungan pribadi.

"Stabilitas pasar merupakan tanggung jawab bersama untuk itu saya sangat mendukung sekali terhadap tindakan antisispatif dari Bulog Sub Divre Wil XI Jember yang telah melakukan operasi pasar secara dini, kita juga akan memback up dengan tindakan-tindakan lainnya melalui Babinsa jajaran  yaitu dengan memonitor diseluruh penjuru wilayah kabupaten Jember terhadap stabilitas harga maupun gudang-gudang penyimpanan sehingga tidak disalah gunakan," tegas Letkol Inf Rudianto. *SIS24



Share it:

daerah

Ekonomi

Post A Comment:

0 comments: