Tim KKN-PPM Unpab Gelar Sidang Isbat

Share it:

TEKS FOTO: Warga Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat foto bersama dengan mahasiswa KKN-PPM Unpab. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Tim Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) berhasil menyelenggarakan sidang isbat (pengesahan pernikahan) terpadu yang didanani Hibah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) di Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat.

Dosen pembimbing KKN-PPM Unpab Dr Onny Medaline SH MKn kepada wartawan di Kampus Unpab, Jalan Gatot Subroto Medan, baru-baru ini mengatakan, sidang isbat bertujuan membantu masyarakat yang berdomisili di Kecamatan Batang Serangan yang tidak mencatatkan perkawinannya ke negara.

“Sebelum pelaksanaan sidang isbat tersebut tim KKN-PPM Unpab telah berhasil mengumpulkan data warga sebanyak 70 data warga yang akan mengikuti sidang isbat. Namun setelah dilakukan evaluasi dan verifikasi hanya terdapat 32 data warga yang berhak lolos sampai verifikasi tahap akhir,” kata Onny yang didampingi dosen pembimbing lainnya Siti Nurhayati SH MH.

Dalam kegiatan tersebut, tambahnya, tim KKN-PPM Unpab menggandeng Dinas Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Langkat, Pengadilan Agama (PA) Stabat dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Serangan untuk kerja sama.

“Peyelenggaraan sidang isbat sendiri sudah dilaksanakan pada 20 Okktober lalu. Akhirnya sebanyak 28 pasangan warga yang mengikuti sidang isbat pernikahan tersebut,” tutur dosen Fakultas Hukum Unpab ini.

Sidang isbat terpadu tersebut dihadiri Kadisdukcapil Kabupaten Langkat Metehsa Sitepu SH MHum beserta staf, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Langkat Drs HT Darmansah MA beserta staf, Camat Batang Serangan Syaifullah SSTP MAP beserta staf, Ketua Pengadilan Agama Stabat Drs H Darmansyah Hasibuan SH MH, Kepala KUA Kecamatan Batang Serangan Abdul Fuad SAg MHI.

Untuk teknis pelaksanaannya, kata Onny Medaline, pertama-tama peserta memasuki ruang persidangan PA untuk mendapatkan penetapan dari hakim mengenai status pernikahan mereka. Kedua peserta memasuki ruang registrasi PA untuk mendapatkan hasil penetapan sidang.

Setelah itu peserta diarahkan langsung ke ruang KUA untuk mendapatkan buku nikah.

Selanjutnya setelah mendapatkan buku nikah peserta diarahkan ke ruang Dinas Catatan Sipil untuk mendapatkan akta kelahiran anaknya.

Ketua PA Stabat Drs H Darmansyah Hasibuan SH MH mengatakan, metode sidang isbat tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, namun masih perlu perbaikan tentang ketelitian orang maupun datanya.

“Diharapkan ke depan agar koordinasi antara instansi lebih intensif, dan komunikasi lebih efektif sehingga sidang isbat berlangsung tertib,” ujarnya. *PUL



Share it:

Medan

Pendidikan

Post A Comment:

0 comments: