Sudah 50 Kali Beraksi, Polisi Tembak Mati 2 Perampok Sadis

Share it:
TEKS FOTO: Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja (dua kanan) didampingi Kasat Reskrim AKBP Febriansyah (dua kiri) dan Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna (kanan) saat memaparkan kasus perampokan jalanan sadis yang menembak mati dua pelakunya di RS Bhayangkara Medan. *hariancentral.com-Dedi

MEDAN-hariancentral.com: Tim gabungan Polrestabes Medan yang bekerjasama dengan Polsek Sunggal, berhasil menembak mati dua pelaku perampokan jalanan sadis di Kecamatan Medan Sunggal.
Kedua pelaku yang masih remaja ini berinisial RW (21) dan BP (19), telah beraksi sebanyak 50 kali merampok di Medan.

Terakhir, keduanya merampok seorang Kepala Sekolah SD, Orni Spd (57) hingga nyaris tewas, di Jalan Sunggal pekan lalu. "Kedua perampok jalanan ini sudah 50 kali beraksi sejak tahun 2015 lalu sampai sekarang.

"Keduanya tewas karena melakukan perlawanan kepada Polisi ketika akan ditangkap," kata Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kasat Reskrim AKBP Febriansyah dan Kapolsek Sunggal Kompol Wira Prayatna, Senin (6/11) di RS Bhayangkara Medan.

Dijelaskan Tatan, saat dilakukan pengembangan keduanya melawan dengan melukai Polisi. "Sesuai dengan perintah tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku yang mengancam nyawa petugas dilakukan, keduanya pun terpaksa ditembak. Ketika di Rumah Sakit (Bhayangkara), nyawa kedua pelaku tidak tertolong lagi," jelas Tatan.

Dalam aksinya, sambung Tatan, kedua pelaku yang masih remaja ini juga memposting setiap atau selesai beraksi melalui akun facebook. "Pelaku berinisial BP memposting ke akun facebooknya setiap kali melakukan perampokan. Uang hasil rampokan itu akan ditabung untuk membeli rumah," lanjut Tatan.

Selain itu, lanjut Tatan, dalam penangkapan ini Polisi mengamankan barang bukti sejumlah dompet perempuan dan senjata tajam. "Pelaku ini spesialis merampok tas wanita. Bahkan di tahun 2016 ada korbannya yang tewas," pungkas mantan Kapolres Asahan ini. *DED


Share it:

Kriminal

Medan

Polri

Post A Comment:

0 comments: