Polsek Medan Baru Tembak Mati Bos Komplotan Begal - HarianCentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, 26 October 2017

Polsek Medan Baru Tembak Mati Bos Komplotan Begal

TEKS FOTO: Kapolsek Medan Baru, Kompol Victor Ziliwu.SH.MH didampingi personel saat memaparkan kasus di depan ruang jenazah RS Bhayangkara Medan. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Satuan Unit Reskrim Polsek Medan Baru berhasil mengungkap kasus komplotan begal yang kerap beraksi untuk kesekian kalinya yang dimana , pelaku begal yang terkenal sadis dalam setiap aksinya berakhir ditembak mati, Kamis (26/10).

Menurut informasi yang diterima hariancentral.com, Kepolisian Sektor Medan Baru mengungkap komplotan pelaku begal ini berhasil ditumpas dari Jalan Sampul Kelurahan Sei Putih Tengah Kecamatan Medan Petisah ,Rabu (25/10) malam.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Victor Ziliwu didampingi Kanit Reskrim IPTU.Aryya dalam pemaparannya mengatakan, pelaku yang diringkus dan ditembak mati yakni Cairul Anwar (24) warga Dipangegara, Kecamatan Medan Baru Pelaku diringkus berdasarkan laporan Dandi Andrian (17) warga Jalan A.H Nasution, Gang Karya April, Medan Johor melaporkan bahwa ia dibegal oleh pelaku dan komplotannya pada Minggu (20/8/) di Jalan Sei Putih Medan.

“Pelaku begal yang diringkus ini merupakan ketua kelompok begal. Dan kelompok lainnya dipimpin oleh pelaku Baron (DPO), akan tetapi mereka sering bergabung pada saat melancarkan aksi begal,” kata Victor Ziliwu kepada wartawan di depan ruang jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Dalam pemaparannya pelaku Chairul Anwar ini juga merupakan eksekutor terhadap para korban yang menjadi sasaran komplotan mereka dan merupakan pelaku ini tidak segan-segan melukai korbannya dengan menggunakan senjata tajam, tumpul dan dengan senjata airgun.

“Pelaku komplotan begal ini merupakan bos yang ditembak mati dikarenakan dalam penangkapannya nekad memberikan perlawanan dan mencoba merebut senjata petugas, pada saat pengembangan terhadap pelaku Baron,” ucapnya Victor.

Dari hasil penyelidikan, pelaku dan komplotannya sudah melakukan tindak pidana sebanyak 32 kali dengan rincian, 27 kali melakukan aksi begal dan 5 kali kasus curanmor. Dan terakhir komplotan ini melakukan begal terhadap korban Dandi Andrian. Akibat aksi komplotan ini korban mengalami luka tembak di bagian pipi.

“Terakhir, komplotan ini merampas sepada motor korban. Dan korban ditembak pelaku dengan menggunakan senjata airgun yang mengenai pipinya,”ujar Victor.

Dikatakan Ziliwu, untuk para pelaku yang sudah berhasil diringkus sebanyak tujuh pelaku. Sementata, dua diantaranya masih dalam pengejaran pihak Kepolisian.

“Tujuh pelaku yang diringkus yakni, Fahmi (lanjut JPU P21), Tengku Aditiya Hidayat (lanjut JPU P21), Guntur ditangkap Polsek Sunggal, Heri Fernando ditangkap Polsek Medan Barat. Kemudian, Pandi Syahputra, Raden Mas Dodi, Chairul Anwar, ketiganya meninggal dunia. Sementara dua pelaku yang masih buron masing-masing Baron dan Tomi,” terang Victor. *MRH

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here