Miliki 6,24 Gram Sabu, Kobra Dituntut 12 Tahun Penjara

Share it:
TEKS FOTO: Terdakwa Kobra, pemilik sabu saat jalani persidangan didampingi kuasa hukumnya. *hariancentral.com-Saipul

TEBINGTINGGI-hariancentral.com: Terbukti memiliki barang bukti sabu seberat 6,24 gram, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yoyok SH dan Sai Sintong Purba SH, menuntut Kobra (35) warga Jalan Badak
Tebingtinggi selama 12 tahun penjara. Tuntutan itu dilakukan setelah mendengarkan beberapa saksi di persidangan Pengadilan Negeri (PN) Tebingtinggi, Selasa (24/10).

Sebelumnya, JPU telah menghadirkan 2 saksi petugas Sat Narkoba Polres Tebingtinggi di hadapan Majelis Hakim PN Tebingtinggi yang diketuai Sangkot Tobing SH. Kedua saksi Polisi itu membenarkan kalau mereka pernah menangkap Kobra terkait narkoba. Kobra yang mempunyai nama lengkap Syawaluddin tidak dapat menggelak atas keterangan kedua saksi.

Dikatakan saksi bahwa terdakwa Kobra ditangkap pada Senin (15/5/2017) sekira pukul 09.40 WIB di Jalan Badak Lingkungan III Kelurahan Bandar Utama Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi tepatnya di belakang rumah terdakwa. Sebelum ditangkap, awalnya pada Sabtu
(13/5/2017) sekira pukul 19.00 WIB, terdakwa menghubungi Bembeng (DPO) dan memesan sabu sebanyak lima gram dan pil ekstasi satu butir.

Setelah menyepakati harga, terdakwa dan Bembeng berjanji untuk bertemu di Jalan Pendidikan tepatnya di depan SD 2 Kota Tebingtinggi. Setelah keduanya bertemu, terdakwa menyerahkan uang Rp1.200.000 kepada Bembeng dan sisanya akan dibayarkan belakangan. Saat itu juga terdakwa menerima sabu dan ekstasi dari Bembeng.

Selanjutnya, terdakwa pulang ke rumahnya dan mengkonsumsi sabu sambil membaginya menjadi tiga bungkus. Lalu, sabu itu ia simpan di luar rumah tepatnya dibagian luar rumah. Setiap harinya terdakwa ambil sebagian kecilnya untuk dikonsumsi. Senin (15/5/2017) sekira pukul 08.00 WIB, sabu dan ekstasi yang sebelumnya disimpan di belakang rumahnya lalu diambil dan terdakwa konsumsi di dalam rumahnya.

Kemudian sisanya disimpan di dalam tas sandang warna hitam. Sekira pukul 09.40 WIB, terdakwa mengetahui ada petugas Polisi datang. Kemudian terdakwa mengambil tas sandang warna hitam itu dan berlari keluar dari rumah. Namun terdakwa dikejar dan berhasil diamankan petugas dan ditemukan tas sandang warna hitam yang berada di genggaman tangan kiri terdakwa.

Begitu tas dibuka, petugas menemukan satu tas kecil warna hitam yang berisi tiga bungkus plastik berisi sabu, satu bungkus plastik transparan yang berisi satu butir pil ekstasi warna orange berlogo huruf C, satu pipet plastik yang ujungnya runcing, uang tunai Rp330 ribu dan satu unit HP merk samsung warna putih. Beserta barang buktinya, terdakwa dibawa ke Polres Tebingtinggi, guna pemeriksaan lebih lanjut. Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika. *PUL



Share it:

daerah

Hukum

Narkoba

Post A Comment:

0 comments: