Kapoldasu Nyatakan Perang Terhadap Begal dan Narkoba

Share it:

TEKS FOTO: Kapoldasu dan jajaran Polisi , saat menghadiri acara Diskusi Publik dengan thema "Mari Bersama-sama Perangi Begal dan Narkoba" Selasa (17/10). *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpau menghadiri acara diskusi Publik yang bertema " Mari Bersama-sama Perangi Begal dan Narkoba", yang diadakan di restoran JM Bariani House., Selasa (17/10).

Kapoldasu pada kata sambutannya mengatakan, bahwa saat ini adalah jamanya era teknologi dan era komunikasi yang sudah memanfaatkan teknologi canggih. Sehingga peran media sangat dibutuhkan sekali untuk dapat memberikan informasi yang sangat penting bagi masyarakat, termasuk pihak Kepolisian.

Irjen Pol Paulus Waterpauw juga memberikan penjelasan, saat ini Indonesia sedang mengalami darurat narkoba. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi darurat narkoba juga kejahatan curat, curas dan curanmor.

“Kasus begal dan narkoba sangat erat kaitannya. Para pelaku begal melakukan aksinya untuk mendapatkan uang guna membeli narkoba. Kami akan menindak tegas pelaku kejahatan Narkoba secara menyeluruh sesuai komitmen kami bersih-bersih ke dalam dan hajar keluar,” ucap Kapolda.

Sambungnya lagi, dirinya selaku Kapolda Sumatera Utara menyatakan perang terhadap narkoba dan begal di wilayah Sumatera Utara termasuk kota Medan. Kita saat ini harus berbicara dari hati ke hati. Jangan biarkan generasi kita terhanyut dengan gaya hidup (style) yang ujung-unjungnya menjadikan mereka menjadi korban ketidaktahuan mereka sendiri.

Ditambahkan Kapolda lagi, ada 100 hari kerja yang harus mereka manfaatkan untuk melakukan langkah-langkah cepat untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat. " Tiori kejahatan N (Niat) + K (Kesempatan). ada niat belum tentu ada kesempatan, namun ada kesempatan bisa muncul niat, maka terjadilah tindak kejahatan," ujarnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Kota Medan, Kombes Pol Sandy Nugroho pada pemaparannya menyebutkan, Kota Medan bukanlah kota yang rawan begal, sebab, setelah dilakukan pendataan untuk tahun 2017, Begal bukanlah menjadi kasus yang menakutkan di Kota Medan. Saat ini banyak masyarakat yang telah menggunakan Android, namun masih sedikit yang memakai atau menggunakan Aplikasi Kepolisian yang bernama 'Polisi Kita'.

"Mohon kepada masyarakat Kota Medan untuk memanfaatkan Aplikasi Polisi Kita, sehingga jika ada permasalahan tindakan kriminal ditengah-tengah masyarakat, kami akan cepat merespon dan menindaklanjuti," terang Sandy.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Burhanuddin Siregar, yang merupakan politisi dari Partai PKS pada kesempatan yang diberikan mengatakan tetap mendukung Polisi untuk menindak tegas pelaku begal dan jika perlu ditembak mati, untuk memberi efek jera kepada yang lainnya.

Ketua PWI Sumatera Utara, Hermansyah mengatakan bahwa mengapresiasi acara yang digagas oleh awak media tentang sama-sama memberantas begal dan narkoba. sebagai media, ini merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh media, karena, awak media juga ada yang menjadi korban begal. untuk itu Hermansyah meminta pihak Kepolisian tetap tegas menindak para pelaku begal.

Acara ini dihadiri oleh para pejabat Polda Sumut, Kapolrestabes Medan, Kapolsek sejajaran Polrestabes Medan, anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS Burhanuddin, anggota DPRD Kota Medan Boydo HK. Panjaitan, dan juga para Pemred media Cetak, salah satunya Pemimpin Umum hariancentral.com Raymond Simbolon SH MH, dan wartawan media cetak, eletronik dan online.

Pihak Panitia acara juga menghadirkan, mantan pelaku begal sekaligus pecandu narkoba juga dihadirkan pada diskusi publik ini. Dengan memakai topi hitam dan menutupi wajahnya dengan masker hitam (sebo), mantan pelaku begal dan narkoba yang sudah direhabilitasi ini juga menceritakan pengalaman hidupnya.

"Saya dulu memakai narkoba hanya coba-coba, setelah itu saya ikut komunitas untuk melakukan aksi begal, hasil dari begal itu digunakan untuk hura-hura mengikuti gaya hidup modern, dan juga untuk membeli narkoba," ungkap Mr Ogan

Diakhir acara, Kapolda juga meminta dukungan semua pihak dan rekan-rekan media untuk sama-sama memelihara serta mewujudkan situasi yang aman dan damai dengan memnyajikan berita-berita yang positif kepada masyarakat. *CAG
Share it:

Jurnalis

Medan

Polri

Wakil Rakyat

Post A Comment:

0 comments: