Parlindungan Purba Hadiri Sosialisasi Pencegahan Kebakaran P2TL dan Multistakeholder Feedback di PLN

Share it:
TEKS FOTO: Anggota DPD-RI Parlindungan Purba saat berfoto bersama manager PLN Area Medan, Agus Trisusanto, Senin (11/9) di Kantor PLN Wilayah Sumut, Jalan Yos Sudarso Medan. *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral.com: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia, Parlindunga Purba SH MM menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran Penertiban Pengguna Tenaga Listrik (P2TL) dan Multistakeholder Feedback di Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wiayah Sumut, Jalan Yos Sudarso, Medan-Sumatera Utara, Senin (11/9).

Hadir pada kegiatan sosialisasi yang diadakan di ruang Balai Agung Astakona tersebut Manager PLN Area Medan, Agus Trisusanto, Area mewakili Polrestabes Medan, Kasat Sabhara Porestabes Medan, AKBP Fadris SH SIK, Perwakilan P2K Medan, Huddin P Hasibuan, perwakilan Pemko Medan, Perwakilan Asuransi, Concil, Ir B Rikson Simarmata ( Ketua Persatuan Insiniur Sumut), para staff PLN Sumut dan Medan serta para undangan lainnya.

Parlindungan Purba pada kata sambutan pembukaannya mengatakan bahwa Sumatera Utara masih menghadapi elektrifikasi yang tinggi, namun pada prakteknya masih ada juga pemadaman listrik. “Dan kita ketahui pemadaman tersebut bukan seluruhnya disebabkan oleh PLN,” ujarnya.

Anggota DPR RI asal pemilihan Sumatera Utara ini juga menegaskan agar rumah yang boleh dipasangkan listrik harus yang sudah memiliki Izi Mendirikan Bangunan (IMB). “Saya minta agar PLN memasangkan listrik kepada perumahan atau gedung yang ada IMB.

Sementara itu, Ringkas Sitompul, Assment Transaksi energy area Medan pada pemaparannya mengatakan bahwa ada tiga penyebab terjadinya kebakaran. Pertama, akibat manusia, teknis dan akibat bencana alam. “ P2TL adalah untuk menghindari bahaya listrik bagi masyarakat. Dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan calon pelanggan

Tambah Ringkas lagi, untuk tanggungjawab PLN adalah hanya disekitar meteran Kwh PLN, sementara di dalam rumah adalah tanggungjawab pemilik rumah.

“Untuk menghindari kebakaran, jangan mengganti steker sendiri, atau mengotak-atik listrik sendiri tanpa sepengetahuan PLN. Jauhi peralatan listrik dari bahan-bahan yang mudah terbakar, miliki alat pemadam kebakaran di rumah. Jika ada kendala listrik di rumah, silahkan menghubungi Call Center PLN ke nomor 061-123,” jelas Ringkas.

Ringkas juga menginformasikan bahwa saat ini PLN sudah memiliki aplikasi yang dapat diambil dari playstore. “ Untuk PLN Mobile ada promo kepada 100 ribu pelanggan se-Indonesia akan mendapat token gratis,” ungkapnya.

Sementara Rikson Simarmata, yang merupakan Concil pada sesi tanya jawab kepada para tamu undangan menerangkan agar semua pekerja listrik memiliki sertifikat instalasi. ”Sepanjang instalasi sesuai prosedur, pastinya semua berjalan lancar. Terjadinya kebakaran, bisa juga disebabkan barang-barang yang tidak sesuai dengan yang ditentukan dan korselting listrik, salahsatu penyebabnya terjadinya kebakaran listrik.
,” terangnya.

Kasat Sabhara Polrestabes Medan, AKBP M.Fadris pada kesempatan itu mengatakan, sangat berterimakasih atas undangan yang telah disampaikan oleh pihak PLN kepada satuannya. Fadris mengatakan akan menyampaikan sosialisasi listrik tersebut kepada personilnya di lapangan. “ Ini akan disampaikan kepada anggota pada saat patroli di lapangan. Untuk kebakaran sesuai isntruksi Kapolda Sumatera Utara, bahwa ada Pamenwas dan harus turun kelokasi kebakaran,” terang Fardris.

Lanjut Fadris lagi, bahwa kehadiran Pamenwas di lokasi kebakaran adalah untuk mencegah terjadinya pencurian disaat kebakaran terjadi. “Selain itu tugas Pamenwas juga berfungsi untuk mengarahkan warga untuk membuat laporan sebagai korban kebakaran pasca terjadi kebakaran, termasuk mengamankan barang-barang milik korban kebakaran agar tidak hilang,” sebutnya.

Untuk kegiatan P2TL anggota Sat Sabhara Polrestabes Medan akan tetap mendampingi.

Manager PLN Area Medan, Agus Trisusanto, mengatakan bahwa untuk saat ini PLN sudah memiliki daya cadangan listrik yang sangat cukup. Sehingga masyarakat Kota Medan, tidak perlu kawatir PLN devisit arus listrik. “Kami juga tidak ingin ada pelanggan kami yang listriknya padam.

Dijelaskan Agus, bahwa ada 2 jenis pemadaman di PLN yakni pemadaman terencana dan pemadaman tidak terencana.

Diakhir kegiatan sosialisasi tersebut, Parlindungan Purba mengatakan agar PLN membuat grup Whatsup (WA) dimana berfungsi sebagai informasi bagi seluruh stakeholder dan pihak PLN sehingga cepat mengetahui kendala dan permasalahan listrik yang terjadi. “ Grup WA ini nantinya merupakan yang pertama di Indonesia, dan saya akan bawakan informasi ini langsung ke Manager Pusat PLN, Kapolri dan Presiden,” sambungnya.

Untuk kesempatan yang terakhir kalinya, Parlindungan kembali menegaskan agar masyarakat mengetahui bahwa pemadaman listrik yang terjadi adalah bukan karena kesalahan PLN. *CAG
Share it:

Medan

PT PLN

Wakil Rakyat

Post A Comment:

0 comments:

Iklan Layanan Masyarakat

MEDAN-hariancentral,com