Skip to main content

Nenek Tunawisma Korban Tabrak Lari

TEKS FOTO: Nenek Tunawisma Saat Dirawat Di Puskesmas. hariancentral.com-Ist 

MEDAN-hariancentral.com: Seorang nenek tunawisma tampa identitas diperkirakan berusia 70 tahun ditemukan warga tergeletak dengan kondisi terluka di Jalan Binjai Km 10,5 simpang Pardede Kecamatan Sunggal. Diduga wanita tersebut merupakan korban tabrak lari, Rabu (13/9).

Berdasarkan Informasi yang dihimpun hariancentral.com dari salah seorang warga sekitar di tempat kejadian tersebut, mengatakan berawal warga sedang melintas melihat nenek wanita berusia tua sudah ditemukan tergeletak di pinggir jalan.

Naas saat dicek, melihat kondisi wanita tua tersebut dalam kondisi luka robek di bagian dagunya. Melihat kondisi dan situasi nenek tersebut menangis kesakitan, warga berupaya melaporkan kepada pihak Kepolisian.

Mendapat informasi warga, Petugas Polsek Sunggal langsung turun ke lokasi dan membawa korban ke RS Full Bethesda guna memberikan pertolongan pertama dan mendapatkan perawatan yang intensif.

Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri saat dikonfirmasi awak media membenarkan adanya laka lantas di lokasi kejadian tersebut.

“Mendapatkan informasi dari masyarakat di lokasi, petugas laka lantas sudah turun ke lokasi membenarkan adanya laka lantas dan korban laka lantas langsung dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan lalu melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian tabrakkan," terang Daniel.

Saat petugas penyelidikan, menanyakan identitas korban dan tempat tinggalnya, korban tidak memiliki identitas yang akurat.

"Korban diduga tuna wisma, sekarang korban untuk sementara berada di Puskesmas Desa Mulyio Rejo Sunggal dan kasi kesos Sunggal Deliserdang telah membawa nenek yang lupa ingatan," terangnya. *MRH

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…