Kasek Aniaya Murid Kelas II SD - HarianCentral.com

Breaking

Menyuarakan Kebenaran Demi Keadilan

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, 28 September 2017

Kasek Aniaya Murid Kelas II SD


TEKS FOTO: Kabid Pembinaan SD Disdik Asahan Pardamean Sitorus SPd, saat memberikan keterangan kepada awak medía, terkait kekerasan terhadap anak murid kelas II SD yang dilakukan oleh Kepala Sekolah. *hariancentral.com_Ist

ASAHAN-hariancentral.com: Terkait penganiayaan terhadap murid kelas II SD, Kabid Pembinaan SD Disdik Asahan, Pardamean Sitorus SPd mengatakan bahwa pihaknya telah memerintahkan Ka UPT Setia Janji memanggil Legina Br Regar untuk dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada hari Senin, kemarin (25/9).

"Hasil pemeriksaan ini tentunya akan kita sampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Asahan, Asmunan SPd. Kadis nanti yang menilai hukuman apa yang pantas dan layak diberikan kepada Legina Br Regar, bisa hukuman disiplin hingga penonaktifan sebagai Kasek," ujar Pardamean.

Awal kejadian tersebut karena murid yang bernama Ester (8) tidak bisa membaca, dan menulis oknum Kasek SDN 010099 Silau Maraja Kecamatan Setia Janji, Legina Br Regar tega menganiaya siswinya hingga lebam-lebam dibagian pipi kanan dan perut.Demikian disampaikan Kabid Pembinaan SD Disdik Asahan, Pardamean Sitorus SPd saat dikonfirmasi hariancentral.co, Rabu (27/9) diruang kerjanya.

"Legina Br Regar juga mengakui bahwa dirinya telah dilaporkan ke Polres Asahan oleh orang tua korban (Rolis Panggabean) pada Sabtu (16/9). Legina Br Regar juga mengakui telah membuat pardamean dengan orang tua korban di kantor Kepala Desa Silau Maraja pada hari Senin (18/9) yang disaksikan oleh Kades setempat Haidir Butar Butar dan beberapa masyarakat," ujar Pardamean.

Kronologis kejadian, Kamis (14/9) dan Sabtu (16/9), Legina Br Regar mencubit berulang ulang pipi dan perut Ester Panggabean hingga lebam lebam saat jam belajar.  Rolis Panggabean orang tua korban membawa Ester ke Rumah Sakit Umum Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran untuk dilakukan visum (Sabtu (16/9), keesokan harinya Minggu (17/9) Rolis Panggabean melaporkan kejadian ini ke Polres Asahan.

Sementara sejumlah orang tua/wali murid di sekolah tersebut meminta kepada Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP melalui Dinas Pendidikan Asahan agar memanggil, memeriksa, meminta pertanggung jawaban dan memberikan sanksi yang tegas kepada Legina. 

Secara terpisah Kepala Sekolah SDN 010099 Silau Maraja, Kecamatan Setia Janji, Legina Br Siregar ketika di konfirmasi awak medía, baru-baru ini membenarkan kejadian itu dia ( red-Legina) mengakui bahwa perbuatan yang ia lakukan karena kehilapan, hal itu di sebabkan karena Ester tidak bisa baca tulis. *RED

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here