Istri Tikam Suami Hingga Usus Terburai

Share it:
 TEKS FOTO: Korban ketika dirawat di RSU Rantauprapat. *hariancentral.com-Risfan

RANTAUPRAPAT-hariancentral.com: Kasus istri tikam suami hingga usus suaminya terburai yang terjadi di Dusun 6, Desa Selat Beting, Kecamatan Panai Tengah, Labuhabatu, Minggu (3/9), terus bergulir.
Hingga kini, Rabu (6/9), sang suami, Ali Nainggolan masih dalam kondisi kritis dan dirawat di RSUD Rantauprapat. Sementara, istri Ali Nainggolan, Rendi Boru Panjaitan (37) masih dalam pengejaran petugas Polsek Panai Tengah.

Belum diketahui apa motif penikaman yang dilakukan Rendi kepada suaminya yang telah menikahinya sejak 9 tahun lalu. Informasi dihimpun menyebutkan, penikaman itu terjadi dipicu masalah ekonomi, yakni soal keuangan rumah tangga. Keduanya terlibat cekcok mulut setelah korban (Ali) menanyakan kemana saja istrinya menggunakan uang yang diberikan korban kepada istrinya itu.

Emosi karena suaminya bertanya tentang uang mereka digunakan untuk apa saja, pelaku (Rendi boru Panjaitan) langsung mengambil parang dan menikam perut kiri korban sebanyak dua kali hingga ususnya terburai. Usai menikam korban, ia pun kabur meninggalkan suaminya yang sekarat dan 3 anaknya yang masih kecil.

Sementara itu, Kapolsek Panai Tengah AKP Muhammad Basyir membenarkan peristiwa penganiayaan itu. "Ya benar, ada kejadian penganiayaan. Istri menikam suaminya, lalu sang istri melarikan diri," kata Kapolsek.

Kapolsek menyebutkan, kejadian yang nyaris menewaskan Ali Nainggolan tersebut belum ada laporan resmi dari pihak keluarganya. Korban sedang dirawat intensif di RSUD Rantauprapat karena harus menjalani operasi akibat luka yang dideritanya.

"Korban masih dalam perawatan intensif di RSUD Rantauprapat. Kita masih menunggu kondisi kesehatan korban segera membaik, agar kita bisa melakukan pemeriksaan terhadap korban. Sedangkan pelaku yang juga istri korban masih melarikan diri terus diupayakan untuk kita tangkap. Kita imbau agar pelaku segera menyerahkan diri," sebutnya.

Sementara, Humas RSUD Rantauprapat, Doni Simamora juga membenarkan seorang pasien dengan dua luka tikam di perutnya sedang dirawat intensif. "Ya, korban sedang dirawat intensif akibat adanya dua luka tusukan di perut sebelah kiri korban hingga ususnya terburai," ujar Doni. *RIS
Share it:

daerah

Hukum

Kriminal

Post A Comment:

0 comments:

Konsul Muda Jepang Sambangi Sergai, Harap Kerjasama Terus Berkesinambungan

TEKS FOTO: Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya, Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman dan Kepala OPD tengah mangulo...