Skip to main content

Ibu dan Anak Kompak Curi Emas

MEDAN-hariancentral.com: Elisnawati Boru Pasaribu (58) warga Jalan Medan-Binjai KM 14,5 Gang Gembira 1 Nomor harus merasakan jeruji pengap rumah tahanan Mapolsek Medan Kota.

Sebab, ia terlibat mencuri gelang emas seberat 50 gram bersama Nova Ampuniwati Boru Aritonang (25) yang tidak lain merupakan putri kandungnya sendiri di toko emas milik Sri Murni (43) warga Jalan Utama Nomor 182 Kota Maksum Medan, pada Kamis (20/4/2017) lalu.

Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Hermindo Tobing didampingi Kanit Reskrim, Iptu Budiman Simanjuntak yang dikonfirmasi, Kamis, (14/9) membenarkan penagkapan tersebut. "Benar, tersangka ditangkap di kawasan Payabakung pada Rabu, (13/9) malam," kata Kompol Martuasah.

Dijelaskannya, sewaktu beraksi, pelaku bersama putri kandungnya berpura-pura akan membeli emas.
Korban yang meyakini bahwa para pelaku merupakan calon pembeli, mengeluarkan beberapa perhiasan emas dari stelingnya untuk dilihat oleh pelaku. "Nah, sewaktu korban lengah, para pelaku mencuri gelang emas seharaga 25 juta," jelas mantan Kanit Ekonomi Satreskrim Polrestabes Medan ini.

Tobing menyebutkan, korban yang tidak rela kehilangan barang miliknya langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Medan Kota. "Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan dengan memeriksa rekaman CCTV, Polsek Medan Kota berhasil menangkap satu pelaku dan putri kandung korban yang keberadaannya sudah diketahui tengah kita buru," sebut alumnus Akpol tahun 2005 ini.

Sementara itu, tersangka sendiri mengakui perbuatannya mencuri gelang emas milik korban dan menjualnya kepada seorang penadah di kawasan pasar Central yang juga tengah diburon petugas.

Imbas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 362 dan 372 KUHPidana dengan hukuman minimal lima tahun penjara. *DED

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…