Skip to main content

Diduga Tidak Sesuai SOP, PWI Madina Kecam Penangkapan Wartawan Di Tapteng

TEKS FOTO: Ketua PWI Madina Sarmin Harahap. *hariancentral.com-Ist

MADINA-hariancentral.com: Terkait penangkapan salah seorang Wartawan terbitan Sibolga insial BEL oleh Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) yang terkesan dipaksakan, mendapat sorotan dari Wartawan di Kabupaten Mandailing Natal.

Seperti yang disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sarmin Harahap, Kamis (14/9) mengecam tindakan Polres Tapteng.

Kita mendapat informasi bahwa prosesi penangkapan salah satu wartawan Tapteng yang diduga adanya kriminalisasi terhadap profesi wartawan.

Seharusnya dalam kasus ini aparat Kepolisian benar-benar profesional, adil dan tidak memihak dalam menjalankan tugasnya untuk menegakkan supremasi hukum serta harus sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

Dari pengakuan rekan-rekan media di Tapteng, penangkapan rekan BEL masih penuh tanda tanya, soalnya langsung dilakukan penangkapan dan penahanan.

Kita dari rekan-rekan media Madina meminta kepada Kapoldasu, Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw MH agar melakukan penyelidikan terkait dasar penahanan oknum Wartawan yang kita duga penuh tanda tanya dan terkesan ada kriminalisasi atau diduga ada pesanan.

Kapoldasu juga harus menyelidiki apa sebab dan musabab terjadinya kasus ini. "Sebab kita mendapat kabar, dalam permasalahan ini ada sangkut pautnya dengan oknum kepala SKPD di Tapteng terkait masalah pemberitaan dan berujung kepada ditahannya rekan BEL tersebut," ungkapnya

Kemudian tambah Sarmin yang sudah dua periode menjabat sebagai Ketua PWI Madina ini, kita meminta kepada Indonesia Police Watch (IPW) dan Ombudsman agar turut serta melakukan pemantauan jalannya proses hukum terkait penahanan wartawan Tapteng ini, demi tegaknya supremasi hukum yang hakiki.

Kepada rekan-rekan Media yang ada di Sumatera Utara maupun seluruh Indonesia ayo, kita berikan support kepada rekan kita BEL yang saat berada di Polres Tapteng, kita harus bersatu jangan ada rekan kita dikriminalisasi gara-gara pemberitaan, karena hal ini salah satunya yang ingin menjatuhkan wibawa Wartawan," tegasnya. *MSP



Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…