Curi 3 Tandan Pisang Sitompul Dihajar Massa Hingga Kritis

Share it:

TEKS FOTO: Johannes Sitompul saat dirawat di rumah sakit. *hariancentral.com-Dapotraja Situmorang.


TANJUNGMORAWA-hariancentral.com: Hati nurani dan rasa iba manusia zaman sekarang bisa dibilang sudah mulai luntur dan berkurang. Sebab, karena dipergoki mencuri tiga tandan buah pisang, manusia nekat melakukan penganiayaan sesama manusia hingga kritis.

Peristiwa penganiayaan sadis dan kejam ini terjadi di Jalan Bandar Labuhan, Dusun V, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu (6/9) sore. Tiga
pelaku maling pisang dihajar massa hingga luka parah. Satu dari tiga pelaku tersebut kritis dan nyaris tewas.
          
Ketiga pelaku yang menjadi korban penyiksaan warga adalah Johannes Sitompul (19) penduduk Dusun II Desa Ujung Serdang Kecamatan Tanjungmorawa, Fernando Sitorus (17) penduduk
Jalan Ujung Serdang Desa Ujung Serdang Kecamatan Tanjungmorawa dan Adi Candra Sitorus (17) penduduk Gang Benteng Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjungmorawa.
           
Informasi yang diterima menyebutkan, kala itu, ketiga pelaku Johannes Sitompul, Fernando Sitorus dan Adi Candra Sitorus dipergoki warga mencuri tiga tandan buah pisang di ladang milik Rais (49) penduduk Desa Bandar Labuhan. Warga yang kesal dengan aksi pencurian itu, lalu menghajar ketiga pelaku hingga luka parah. Tak berapa lama, Rais selaku pemilik pisang dihubungi Rivai (55) warga Dusun V Desa Bandar Labuhan. Saat tiba di lokasi, Rais melihat di ladang miliknya telah ramai massa dan para pelaku sudah diamankan dengan kondisi terluka parah.
           
Melihat Johannes Sitompul tidak sadarkan diri (kritis), Rais pun menghubungi petugas dari Polsek Tanjungmorawa. Sejurus kemudian, personil dari Polsek Tanjungmorawa tiba di lokasi. Selanjutnya, petugas pun membawa Johannes Sitompul ke Klinik Ella di Dusun V, Desa Bandar Labuhan, Kecamatan Tanjungmorawa. Sementara Fernando Sitorus dan Adi Candra Sitorus langsung diamankan ke Mapolsek Tanjungmorawa, guna dimintai keterangannya.
           
Karena kondisi Johannes Sitompul kritis, ia pun dirujuk ke RSGL PTPN II dan selanjutnya dirujuk ke RSU Grand Medistra Lubuk Pakam. Disini, kondisi Johannes Sitompul semakin parah. Lalu, ia pun dirujuk ke RSU Adam Malik Medan, untuk mendapatkan perawatan serius dari tim medis rumah sakit. Selain mengamankan para pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti tiga tandan pisang dan becak motor (betor) tanpa plat.

Sementara, Kapolsek Tanjungmorawa AKP Fredly Parlindungan yang dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Iptu Roberto Sianturi, Rabu (6/9) sore, membenarkan Johannes Sitompul masih dirawat di RSU Adam Malik Medan.

"Karena kondisi lukanya sangat parah, ia (Johanes Sitompul) masih berada di RSU Adam Malik untuk mendapatkan perawatan serius dari tim medis rumah sakit. Sedangkan dua pelaku lain kondisinya tidak begitu parah dan sudah diobati dan keduanya akan kita mintai keteranggannya untuk proses hukum selanjutnya," kata Kanit. *DAP
Share it:

daerah

Hukum

Kriminal

Post A Comment:

0 comments:

Konsul Muda Jepang Sambangi Sergai, Harap Kerjasama Terus Berkesinambungan

TEKS FOTO: Bupati Sergai Ir H Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya, Ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman dan Kepala OPD tengah mangulo...