Skip to main content

Warga Geger, Air Sungai Bah Bolon Mendadak Merah


TEKS FOTO: Masyarakat sekitar dan pengendera yang melintas di jembatan jalan MH Sitorus berhenti melihat perubahan Sungai Bah Bolon yang mendadak berubah warna. *hariancentral.com-Ist

SIANTAR-hariancentral.com: Mendadak Jembatan Jl.MH Sitorus Kota Pematangsiantar ramai di padati oleh masyarakat, Senin ( 7/8) sekitar pukul 10:45 WIB.

Masyarakat geger, melihat warna air Sungai Bah Bolon berubah menjadi merah. Masyarakat sekitar dan pengendera yang melintas di jembatan jalan MH Sitorus berhenti melihat perubahan Sungai Bah Bolon yang mendadak berubah warna.

Masyarakat yang melihat bertanya-tanya apa penyebab air tersebut merah, berbagai asumsi masyarakat yang melihat perubahan air sungai tersebut, warga berbisik-bisik," apa mungkin ini ada kaitannya, karena gak dibangunannya tugu Raja Siantar," kata salah seorang warga yang melihat perubahan air sungai.

Berbagai dugaan warga, terjawab saat kehadiran, salah seorang warga Simpang Dua, Drs Edward Pak-pahan, mengatakan kalau air yang merah tersebut akibat pewarna benang yang ada di Simpang SKI, pewarna tersebut dibungkus didalam pelastik yang dibuang ditempat sampah dekat dengan aliran sungai. pewarna tersebut mengalir ke Sungai Bah Bolon yang membuat warna air jadi berubah merah.
"Airnya itu merah karena ada pewarna dibungkus diplastik, ditempat sampah dekat sungai yang ada di SKI, udah kulihat tadi plastiknya, kalau jumlahnya aku ngak tau, tapi Polisi udah kesana tadi," kata Edward.

Keterangan Pak Pahan, di kuatkan lagi okeh Rika yang mengaku warga Jalan Gereja Kelurahan Kristen Kecamatan Siantar Selatan mengatakan kalau dirinya sudah berada di jembatan samping rumah dinas Walikota ini sudah sejam lebih untuk menyaksikan air Bah Bolon yang berubah menjadi merah.

Menurut informasi yang didapat Rika, bahwa air yang berubah warna akibat pewarna benang yang ada disimpang dua. *REY

Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…