Skip to main content

Timsus Polsek Medan Baru Ungkap Pelaku Penembakan Rumah Kost Di Jalan Sei Batang Kuis Medan




   
TEKS FOTO: Waka Polreatabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja.SIK Didampingi Kasat Reskrim ,AKBP.Febriansyah.SIK bersama Jajaran Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendra Tri Yulianto.SIK.SH Memaparkan Di Halaman Mako Polrestabes Medan. *hariancentral.com-Ist.

MEDAN-hariancentral.com:  Pelaku penembakan terhadap Mobil CRV warna putih BK 1929 IR rumah kost di Jalan Sei Batang Kuis No 53 Medan dengan motif tersangka cemburu dan dendam berhasil terungkap oleh timsus Polsek Medan Baru dipaparkan di lapangan Polrestabes Medan ,Rabu (2/7) pukul 11.00 WIB.

Diamankan, kedua tersangka Heriawan Sumantri (32) warga Jalan Dusun III Jalan Kompos Desa Sidomulio, Kecamatan Medan Sunggal bersama rekannya Febri Rahma Sari (22) warga Jalan PWS Gang Kerang No 1A Kelurahan Sei Putih Timur II Kecamatan Medan Petisah terpaksa menjalani hidup di penjara guna pemeriksaan.

Wakil Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Waka Polrestabes ) Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Febrianyah SIk bersama Jajaran Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendra Try Yulianto SH.SIk turut memaparkan kedua pelaku melakukan penembakan dengan tujuan menakut-nakuti korban dikarenakan korban selalu menagih hutang.

"Berdasarkan keterangan saksi dan dua butir proyektil peluru , timsus Unit Reskrim Polsek Medan Baru menindaklanjuti, kedua tersangka terungkap di lokasi tempat hiburan malam Jet Plant Jalan Imam Bonjol Medan Selasa (1/8/) sekira pukul 03.00 WIB," terang Waka Polrestabes Medan AKBP Tatan.

Menindak lanjuti, dilakukan penggeledahan di Room 16 KTV Jet Plant saat diperiksa terdapat dua kartu Hotel Four Point Kamar 611 dipesan Febri dan saat penggeledahan di kamarnya, ditemukan senpi rakitan jenis Revolver dan narkoba jenis sabu-sabu saat diintrogasi mengakui milik Heri Irawan.

"Saat pemeriksaan, Heriawan mengakui melakukan penembakan di TKP dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat miliknya dengan tujuan untuk menakut-nakuti korban dikarenakan korban selalu menagih hutang kepada Febri Rahma Sari, lalu Heriawan Sumantri membuntuti korban dari Jalan PWS untuk menagih hutang," terang Tatan

Dalam hal ini, menurutnya kedua pelaku dipersangkakan Pasal 1 ayat (1) UU DRT Nomor 12 Tahun 1951 Dan 170 jo 56 KUHPidana guna tindak lanjut mengirim berkas perkara ke JPU. *MRH


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…