Skip to main content

Pemko Gunungsitoli Gelar Rembug Warga Rehabilitasi RTLH


TEKS FOTO: Rembuk warga RTLH dipimpin oleh wakil wali kota Gunungsitoli (tengah). *hariancentral.com-AgriHelpin Zebua

GUNUNGSITOLI-hariancentral.com: Kegiatan Rembug Warga Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kepulauan Nias oleh Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2017, yang dilaksanakan oleh Provinsi Sumatera Utara dan difasilitasi oleh Pemko Gunungsitoli melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Gunungsitoli, baru-baru ini bertempat di STT Sunderman Gunungsitoli.

Menurut Beslida, Kepala Bidang Perumahan Swadaya mewakili Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Sumut bahwa rencana pembangunan atau rehabilitasi rumah warga ini adalah merupakan agenda Provinsi Sumatera Utara tahun sebelumnya dan baru terealisasi tahun 2017 ini.

Kegiatan ini direncanakan akan mulai dilaksanakan pada bulan September s/d Desember 2017 dengan total penerima manfaat sebanyak 90 KK yaitu 48 KK dari Kecamatan Gunungsitoli Utara dan 42 KK dari Kecamatan Gunungsitoli Barat.

Dalam pembangunan rumah warga tidak layak huni, Provsu akan menyediakan keseluruhan bahan material pembangunan dari awal pengerjaan hingga selesai, dan bekerjasama dengan TNI untuk membantu warga dalam mengerjakan dan menyelesaikan pembangunan.

Rehabilitasi RTLH ini diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya, kepada warga dengan status MBR dan mempunyai status sebagai pemilik rumah yang sah, yang dibuktikan dengan surat-surat dan administrasi pendukung lainnya. Selain itu, rumah akan direhabilitasi harus berada pada lokasi yang tidak menyalahi aturan yang berlaku di wilayah pemerintahan tersebut.

Pembangunan ini juga dipandu oleh Konsultan yaitu Pak Indra Lubis, yang mana dalam acara rembug warga ini memaparkan berbagai hal yang menyangkut kegiatan pembangunan nantinya sembari bertanya jawab dengan para warga.

Walikota Gunungsitoli yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Walikota, Sowa'a Laoli SE MSi dalam arahannya menyambut baik dan menyampaikan terimakasih kepada pihak Provinsi Sumatera Utara atas perhatiannya kepada pemerintah daerah, sehingga dalam pembangunan atau rehabilitasi rumah warga yang tidak layak huni di Kota Gunungsitoli diharapkan nantinya dapat mendongkrak perekonomian, derajat sosial dan kesejahteraan masyarakat Kota Gunungsitoli. Ia berharap agar kegiatan ini dapat terealisasi dan kerjasama serta perhatian dari pemerintah provinsi Sumatera Utara ini dapat terus berkesinambungan.

Turut hadir Kapten H Lase, Pasiter mewakili Dandim 0213 Nias, Danramil 01 Nias, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Gunungsitoli, Camat Gunungsitoli Utara, Camat Gunungsitoli Barat, para Kepala Desa dan Warga Penerima Manfaat Rehabilitasi RTLH Tahun Anggaran 2017 Se-Kota Gunungsitoli. *AGRI

















Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…