Skip to main content

Bupati Sergai Minta Dana Desa Tepat Sasaran Dan Prioritas


TEKS FOTO:  Bupati Sergai Ir H Soekirman tengah menyampaikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017 bertempat di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (8/8). *hariancentral.com-Pane.

SEI RAMPAH-hariancentral.com: Guna pelaksanaan prioritas pemanfaatan dana desa bagi kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) atau BUMDesa Bersama, Embung, Produk Unggulan Desa atau Kawasan Perdesaan dan Sarana Olahraga Desa, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) bekerjasama dengan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) menggelar Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017 bertempat di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati di Sei Rampah, Selasa (8/8).

Sosialisasi yang dibuka secara resmi oleh Bupati Sergai Ir H Soekirman tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Darma Wijaya, Asisten Pemerintahan Umum Drs Ramses Tambunan MSi, Nara Sumber dari Kementrian Desa PDTT, Kabag Perencanaan Ditjen PDTU Kemendesa Tengku Elwin Hamzah, Kepala KPP Pratama Tebing Tinggi Joni Panjaitan, perwakilan KPPN Tebing Tinggi, Kadis PMD Drs Dimas Kurnianto SH, perwakilan OPD, Perwakilan Yayasan BITRA Indonesia, para Camat dan Kepala Desa se-Sergai.

Bupati Sergai Ir H Soekirman dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka pengalokasian dana desa yang tepat sasaran dan sesuai prioritas penggunaan dana desa yang telah ditetapkan Kementrian Desa PDTT yang diatur dalam Permendesa Nomor 22 Tahun 2016 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017 dimana BUMDesa sebagai salah satu prioritas yang sampai saat ini telah terbentuk 52 BUMDesa di seluruh Kabupaten Sergai.

Lebih lanjut dikatakan Bupati, bahwa Pemkab Sergai terus mendorong dan mendampingi desa-desa untuk membentuk BUMDes yang sesuai dengan sumberdaya yang dimiliki. "Bagi BUMDes yang telah terbentuk diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di desa serta menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa," terang Bupati.

Terkait telah dimilikinya 6 orang tenaga ahli, 34 pendamping desa dan 40 orang pendamping lokal diseluruh Kabupaten Sergai dengan tugas pokok mengawal implementasi Undang-Undang Desa. "Bupati berharap penggunaan dana desa tersebut dapat terkawal sekaligus mendampingi pengelolaannya agar tujuan awal dana desa sebagai upaya mempercepat pertumbuhan dan pembangunan desa dalam rangka mengatasi berbagai persoalan yang selama ini ada dapat tercapai dengan sukses," imbuh Soekirman.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Soekirman berharap pengelolaan dana desa tersebut berprinsip "Money Follow Priority Program" yang artinya pengalokasian anggaran mengikuti program pembangunan yang prioritas. "Dengan diadakan sosialisasi ini maka para Kepala Desa se-Sergai selaku penanggungjawab dana desa tersebut dapat terhindar dari masalah hukum karena pengalokasiannya tepat sasaran," pungkas Bupati Soekirman.

Sebelumnya Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Drs Dimas Kurnianto SH dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan ini dilaksanakan agar para Kepala Desa memahami tentang mekanisme penetapan prioritas penggunaan dana desa.

Diharapkan setelah pelaksanaan sosialisasi ini ke 237 Kepala Desa yang ada di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat ini nantinya mampu mengelola Dana Desa sesuai peraturan Kemendes PDTT tentang penetapan prioritas penggunaan dana desa agar dalam pelaksanaannya tepat sasaran dan dapat dipertanggung jawabkan dengan baik,” jelas Dimas.

Acara diisi dengan penyampaian materi "Kebijakan Percepatan Pelaksanaan 4 Kegiatan Prioritas Tahun 2017" serta "Empat Kegiatan Prioritas Pembangunan Desa dan Percepatan Pembangunan Embung dan Bangunan Penampung Air Lainnya" yang disampaikan Yulianto selaku Penanggung Jawab Kebijakan Strategi Menteri Bidang Prukades dan Winarno Kasi Perencanaan Pembangunan Desa Ditjen PPMD. *PAN


Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…