Nasi Diduga Bercampur Plastik Hebohkan Anggota DPRD Kota Medan

Share it:
MEDAN-hariancentral.com: Isu terkait beredarnya nasi bercampur plastik yang dikonsumsi oleh masyarakat akhirnya sampai ke anggota DPRD Kota Medan. Dimana, gedung DPRD Medan dihebohkan atas temuan nasi yang diduga mengandung plastik. Nasi yang mengandung plastik tersebut terdapat pada nasi kotak merek Sederhana yang biasa dimakan oleh para anggota dewan maupun staf yang bertugas di Sekretariat DPRD Medan.

Tentu saja temuan ini membuat kaget para wakil rakyat Kota Medan tersebut, dimana mereka menjadi khawatir bahwa selama ini nasi merek Sederhana tersebut sudah sering dikonsumsi mereka setelah usai melakukan berbagai kegiatan seperti Paripurna dan lainnya di gedung DPRD Kota Medan.

Anton Panggabean, salah satu anggota komisi C DPRD Kota Medan, yang mengaku pertama sekali menemukan nasi diduga mengadung plastik tersebut mengatakan akan menindaklanjuti temuan tersebut.

“Dalam waktu dekat ini akan kita panggil semua yang terlibat dalam pengadaan nasi kotak untuk anggota dewan. Kabag Urusan Dalam, (Kabag Urdal), Sekretariat DPRD Medan, Rumah Makan Sederhana dan pemenang tander penyedia makanan untuk dewan maupun staf,” ucapnya saat dihubungi wartawan hariancentral.com, Rabu (30/8).

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Medan ini menambahkan, sebelumnya ia juga sempat menerima kabar bahwa nasi kotak dari Rumah Makan Sederhana yang sering dikonsumsi para dewan ini diduga mengandung plastik dari anggota dewan lainnya. Namun baru hari ini ia melihat langsung keganjilan tersebut.

“Seminggu yang lalu Pak Bahrum (F-PAN) kirim video yang menunjukkan nasi kotak yang biasa kami makan kalau di kepalkan membentuk bulatan dan dilontarkan ke atas meja bisa membal. Tapi baru ini saya lihat langsung dengan mata kepala sendiri,” sebutnya Politisi dari Partai Demokrat Kota Medan ini.

Anton juga mengirimkan rekaman video dimana terlihat Anton Panggebean, Zulkifli Lubis, dan Tengku Eswin sedang memantul-mantulkan gumpalan nasi yang diduga bercampur plastik dan memantul layaknya bola karet, dan terlihat buntalan nasi tidak pecah ketika dipantulkan ke atas meja.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Medan, Boydo HK Panjaitan, juga terkejut mengetahui nasi merek Sederhana yang selama ini menjadi konsumsi para anggota DPRD Kota Medan ternyata diduga bercampur plastik.

“Secara tegas menyebutkan akan meminta pertanggung jawaban seluruh pihak terkait, ketakutan kita jika kondisi serupa menimpa masyarakat di Kota Medan, efeknya jangka panjang lo, bukan saat masuk ke dalam perut,” ungkap Boido HK Panjaitan.

Politisi dari Partai PDI Perjuangan ini juga mengatakan akan memanggil Balai POM untuk menyelidiki keaslian nasi tersebut. “Contoh nasi kotaknya masih kita simpan,” terangnya.

Sekretaris DPRD Medan Abdul Aziz mengaku sudah mengetahui kabar tersebut dari seorang anggota dewan. Pihaknya berjanji akan menindaklanjuti permasalahan ini, termasuk meminta klarifikasi pihak vendornya yakni RM Sederhana yang biasa memasok nasi kotak ke DPRD Medan.

"Kami akan telusuri kebenaran atas insiden ini. Namun mengenai ganti rugi atas peristiwa tersebut, akan kita bahas terlebih dahulu," pungkasnya. *CAG
Share it:

Medan

RAGAM

Wakil Rakyat

Post A Comment:

0 comments:

Iklan Layanan Masyarakat

MEDAN-hariancentral,com