Judi Tembak Ikan Danau Singkarak Terus Beroperasi, Polisi Diminta Tegas

Share it:
MEDAN-hariancentral.com: Arena judi ketangkasan tembak ikan berkedok hiburan keluarga, Golden Game Center yang berada di Jalan Danau Singkarak Kecamatan Medan Barat, keberadaanya sangat mengkhawatirkan, pasalnya warga di lokasi heran dengan bebas beroperasi secara terang-terangan, Jumat (11/8).

Arena judi ketangkasan tembak ikan ini dikabarkan meraup omset puluhan juta rupiah hingga ratusan juta rupiah per hariannya, warga merasa anak-anaknya maupun suaminya ditakutkan terkontaminasi kecanduan main judi di lokasi area judi tembak ikan berkedok hiburan.

"Selama beroperasi sudah berkali-kali digerebek polisi namun masih tetap beroperasi, jelas kami heran , plank terpampang di lokasi tempat hiburan apakah memang memiliki ijin keramaian dari pariwisata maupun ijin keramaian dari Kepolisian resmi," terang warga yang takut menyebutkan namanya.

Penasaran, awak media ini lalu me­nyam­bangi lokasi perjudian Golden Game Center, tepatnya berlokasi letaknya persis di tepi Jalan Danau Singkarak, simpang Jalan Ayahanda Medan.

Sesampainya disana, plank dengan tulisan Golden Game tempat hiburan keluarga. Namun, ketika wartawan hendak masuk ke dalam lokasi itu, seorang pria mengaku penanggung jawab keamanan di lokasi langsung menghadang persis di halaman parkir.

“Darimana kau,” tanyanya bernada tinggi. Setelah memperkenalkan diri selaku wartawan dan menerangkan dengan maksud kedatangan untuk mengkonfirmasi plank dengan tulisan Golden Game tempat hiburan keluarga disinyalir dikabarkan areal judi tembak ikan lalu menggiring ke pos keamanan tepatnya letaknya diujung areal lapangan parkir di lokasi.

"Ya, di dalamnya game ketangkasan judi tembak ikan, buat apa kau tanya lagi," terangn pria yang berpakaian preman ini sembari menanyakan tujuan kedatangan awak media .

Tak lama berselang, seorang pria yang menjaga parkir di lokasi itu juga ikut nimbrung mengobrol. “Ya, memang judi tapi aku bisa makan dari sini, payah cari kerja sekarang, terbantulah aku,” ujar penjaga di lokasi parkiran yang ditanyakan namanya tak mau menyebutkan.

Saat menanyakan yang gak jauh di lokasi warung kopi tepatnya di bundaran samping Golden Game Center saat ditanyakan keberadaan judi tembak ikan, warga merasa takut keluarganya terjerumus," ya kami selaku warga merasa cemas kami takut keluarga kami terjerumus dalam praktek perjudian ketangkasan itu," terang Padli (46) warga jalan Pengayoman aku berdomisili gak jauh dari lokasi.

Disinyalir, judi ketangkasan ini menurut warga setahunya dua kali digerebek aparat dari Polrestabes Medan dan yang kedua kalinya oleh personil TNI.

"Pernah digerebek Polisi saat digerebek banyak kocar kacir. Saat digerebek TNI ada juga oknum yang diamankan, terkadang sering kok terlihat aparat berdiri di lokasi berpakaian preman," terangnya

Kapolsek Medan Barat, Kompol Victor Ziliwu SH SIK MH terkait adanya arena ketangkasan judi tembak ikan berkedok hiburan keluarga Golden Game Center melalui Whatsapp, menurutnya sudah ditindak oleh POM dan gabungan karena yang jaga oknum TNI.

"Sudah ditindak oleh POM dan gabungan karena yang jaga Oknum TNI, silakan cek ke objek, kami sudah melaporkan kesatuan atas, saat ditanyakan keberadaan ijin, ijin dari dinas pariwisata, kita tak pernah keluarkan ijin keramaian," ujar Victor.

Saat ditanyakan apakah pernah berkordinasi , "kita sudah pernah berkordinasi keatasan aturan HTCK (Hubungan Tata Cara Kerja) lalu membuat laporan tentang adanya oknum TNI, sehingga satuan atas mengambil tindakan dan sesuai SOP kalau ada giat ilegal terkait TNI, kita harus kordinasi kesatuan atas," terang Victor saat dikonfirmasi melalui whatsappnya. MRH.


Share it:

Hukum

Medan

TNI-POLRI

Post A Comment:

0 comments:

Iklan Layanan Masyarakat

MEDAN-hariancentral,com