Skip to main content

H Anif dan Rektor Unimed Resmikan Gedung Kuliah Bersama

TEKS FOTO: Dewan penyantun Yayasan H Anif, beserta keluarga besarnya, Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd. Ketua Dharmawanita Persatuan Unimed Ny Syawal Gultom foto bersama usai meresmikan gedung kuliah bersama H Anif, Selasa (8/8). *hariancentral.com-Ist

MEDAN-hariancentral: Peresmian Gedung Kuliah Bersama H Anif diresmikan dengan diawali penekanan tombol sirene, kemudian dilanjutkan penandatanganan prasasti dan berita acara serah terima gedung kuliah bersama oleh H Anif kepada Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd.
Serah terima dan peresmian Gedung Kuliah Bersama Haji Anif di Kampus Universitas Negeri Medan berlangsung meriah, dan hikmat, Selasa (8/8).

Acara ini dihadiri Haji Anif sebagai Dewan penyantun Yayasan H Anif, beserta keluarga besarnya, Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd. Ketua Dharmawanita Persatuan Unimed Ny Syawal Gultom, Para Wakil Rektor, Para Dekan, Wakil Dekan dan seluruh fungsionaris dilingkungan Unimed.

Prof Dr Syawal Gultom MPd menuturkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan hibah gedung kuliah bersama H Anif yang diresmikan hari ini. “Orang tua kita Bapak H Anif ini merupakan orang yang baik dan dermawan, kita telah saksikan ratusan gedung di Sumatera Utara atas bantuannya. Di kampus Unimed saja sudah dua gedung atas bantuan penuh beliau, pertama Gelanggang Mahasiswa H Anif Unimed, yang manfaatnya sudah dirasakan civitas Unimed dan masyarakat Sumut, karena sering disewa untuk pesta, dan kedua Gedung kuliah bersama H Anif akan digunakan untuk kuliah mahasiswa,” katanya.

Gedung Kuliah Bersama H Anif yang diresmikan ini akan dijaga untuk difungsikan mulai semester ini dengan baik. Peruntukannya untuk ruang kuliah bersama, sehingga bisa dimanfaatkan oleh seluruh fakultas, walau diutamakan FIP Unimed. Gedung-gedung bantuan H Anif telah dilaporkan kepada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi di Jakarta sebagai aset negara.
[
“Gedung Kuliah Bersama H Anif ini sangat membantu sekali dan pas momennya, karena saat ini Unimed masih kekurangan kelas untuk belajar. Gedung Kuliah Bersama H Anif ini memiliki daya tampung 400 mahasiswa, dengan 10 ruang kelas, kamar mandi dan taman yang bagus. Kami terharu sekaligus bangga masih ada pengusaha yang sukses seperti bapak yang masih peduli dengan pendidikan. Kami doakan agar bapak selalu diberikan kesehatan, panjang umur dan senantiasa diberikan kebahagiaan,”ujar Prof Syawal.

Sedangkan Haji Anif menyampaikan syukur yang besar masih bisa berada di dunia ini dan terus memberi sumbangsih untuk memajukan pendidikan di Sumatera Utara dengan memberikan bantuan berupa sarana gedung tempat belajar mengajar dan fasilitas lainnya.

Dia mengatakan sumbangan gedung ini merupakan baktinya kepada Negeri, sebelumnya ada gelanggang mahasiswa H Anif untuk dipergunakan berbagai kegiatan mahasiswa, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan Gedung Kuliah Bersama sebanyak 10 kelas, semoga dapat bermanfaat dan dipergunakan untuk belajar mahasiswa.

“Biasanya kalau sudah ada satu, dua, berikutnya ada tiga. Insya Allah, doakan usia saya panjang agar bisa menambah satu bangunan lagi untuk Unimed, apakah berbentuk kelas atau bangunan lainnya, mudah-mudahan bisa terwujudkan. Karena sebaik-baik manusia karena memberi manfaat kepada orang lain baik itu berbentuk ilmu, materi dan jasa. Semoga menjadi amal jarriyah bagi kita semua, Semoga Unimed terus menjadi kampus terbaik di negeri ini,” tutupnya. *SIR



Comments

Popular posts from this blog

PERMASALAHAN YANG ADA DI DANAU TOBA

Danau toba | 
hariancentral.com Apa latar belakang orang mau ke Danau Toba ? tentu saja adalah pemandangannya  , airnya yang biru dan  objek-objek wisata yang ada di danau toba dan hal yang bersifat artifisual. Artinya artifisual adalah yang dibuat manusia sesuai dengan perkembangan zamannya, itulah sebabnya orang mau tertarik datang ke danau toba.
Jika melihat danau toba orang akan takjub karena keunikannya, berada 903,5m diatas permukaan laut. Danau toba adalah sebuah danau tektonik-vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer lebar 30 kilometer terletak di provinsi Sumatera Utara, yang merupakan danau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara ditengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama pulau Samosir, itu merupakan suatu gambaran yang membuat danau toba bagus, airnya begitu jernih, dulu kala jika orang penduduk setempat tidak tubo atau tidak sarapan pagi cukup dengan mangura air. Mangura air adalah air  danau toba itu diambil ke kaleng, kemudian diberi garam cabe dan asam…

Papan Reklame Liar Menjamur di Kota Medan, DPRD Desak Walikota Copot Syampurno Pohan

TEKS FOTO: Drs Heri Zulkarnaen MSi. *hariancentral.com-Ist
MEDAN-hariancentral.com: Masih berdirinya papan reklame di 13 titik ruas jalan di Kota Medan, menunjukkan ketidakseriusan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Syampurno Pohan untuk melakukan penertiban.
Papan reklame dan baliho masih terpampang di Jalan Sudirman, Jalan Pangeran Diponegoro termasuk Jalan Imam Bonjol Medan. Seolah Syampurno Pohan melakukan pembiaran.
Anggaran dana Rp900 juta sudah dipergunakan dari Rp2,8 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2016 Kota Medan, dinilai berbagai kalangan merupakan pemborosan anggaran yang dilakukan, namun tidak menghasilkan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat Medan.
Menanggapi hal itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada hariancentral.com di ruang kerjanya, Selasa (30/5) mengatakan, pihaknya meminta pertanggungjawaban dari Syampuno Pohan selaku Kepala Dina…

Pelantikan Pejabat Eselon di Tobasa Dimulai

TOBASA, hariancentral.com: Setelah memenuhi syarat untuk melakukan pelantikan dan pengangkatan pejabat seperti tertuang dalam UU No 5 tahun 2014 tentang larangan 6 (enam) bulan Kepala Daerah setelah menjabat tidak dapat melakukan pelantikan atau pengangkatan pejabat, kini lonceng pelantikan dimulai di Tobasa.
Bupati Toba Samosir (Tobasa) yang diwakili Sekda Drs Audy Murphy Sitorus SH MHum, baru-baru ini di Balai Data Kantor Bupati,melantik dan mengambil sumpah 2 (dua) pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
Kedua pejabat yang dilantik Bupati Tobasa itu,masing-masing Marlin Marpaung sebagai Kepala Bidang Teknologi Pangan & Holtikultura dan Lintong Sitorus sebagai Kepala Bidang Peternakan.
Kedua pejabat yang dilantik itu,untuk mengisi jabatan yang kosong,salah satu jabatan karena pejabatnya ditahan terkait kasus korupsi dan lainnya karena pejabat tersebut mengundurkan diri.
Saat itu juga, Bupati menyerahkan surat Pelaksana Tugas (Plt) jabatan Kepala Dinas kepada Kepal…